Produksi Knalpot di Purbalingga Mencapai Rp.43,8 Miliar

Senin, 11 Juli 2016
Produksi Knalpot di Purbalingga Mencapai Rp.43,8 Miliar

Pengrajin knalpot di Purbalingga ( Foto : Bimo Hariyadi/KabarOto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Industri knalpot di Purbalingga berkembang sejak tahun 1970-an. Pada 2010, nilai produksinya baru sekitar Rp 40 miliar. Pada tahun 2014 nilainya terus meningkat hingga mencapai Rp 81,4 miliar dengan nilai investasi sekitar Rp 3,5 miliar. Pada bulan mei 2015 produksi knalpot Purbalingga hingga mencapai 313.380 buah dengan nilai produksi lebih dari Rp 43,8 miliar.

Industri kecil knalpot di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, terus meningkat seiring pasar yang kian meluas. Selain menjangkau seluruh kota di Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan, knalpot Purbalingga juga diekspor ke Eropa. Ini didukung dengan industri otomotif yang terus meingkat.

Permintaan knalpot yang terus tumbuh membuat Industri kecil di Purbalingga mengalami peningkatan. Pada tahun 2010 tercatat 112 unit usaha dengan 483 tenaga kerja. Dan pada tahun 2015 lalu tercatat 173 unit dengan jumlah pekerja berjumlah 837 orang.

Jumlah industri kecil menengah (IKM) dan tenaga kerja yang terserap meningkat. Pada 2010, terdapat 112 unit usaha dengan serapan tenaga kerja 483 orang. Tahun ini, jumlah IKM knalpot sudah mencapai 173 unit usaha dengan tenaga kerja 837 orang.

Baca juga :

 

Simulasi Kredit

Minimal Rp 20.000.000 - Maksimal Rp 100.000.000.000
%
DP
Pokok Pinjaman
Total Bunga
Angsuran / Bulan
* Belum termasuk Asuransi dan Diskon
 

Tags:

#Knalpot
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan