Profil Suzuki Carry ST20 ‘Truntung’ Di Telkomsel IIMS 2019

Profil Suzuki Carry ST20 ‘Truntung’ di Telkomsel IIMS 2019 Suzuki Carry ST20 di Telkomsel IIMS 2019

KabarOto.comSuzuki memang sedang gencar dalam memasarkan pick up Carry generasi terbarunya. Berbagai display Carry dalam bentuk yang berbeda juga turut dipamerkan di booth Suzuki pada ajang IIMS 2019. Namun ada yang unik, karena dipajang juga leluhur dari Carry, yang dinamakan Suzuki Carry 'Truntung’.

Baca juga : Unik Nih, Tampilan Mobil Suzuki Carry Baru Jadi Armada Angkot

Nama asli dari mobil ini adalah Suzuki ST20 yang diproduksi pada tahun 1980-an, dan mobil pikap retro yang dipajang oleh Suzuki ini sebenarnya milik Dani Sani Imansyah seorang PNS asal Garut, Jawa Barat. Mobil ini juga turut memenangi kontes Legendary Carry, karena ke orisinalannya yang masih terjaga selama hampir 30 tahun lebih.

Eksterior Suzuki Carry
Eksterior masih full orisinal.

Mungkin jika kita melihat Carry Truntung ini secara eksterior cukup unik sebab ukurannya jauh lebih kompak dan kecil ketimbang Carry yang kita kenal sekarang ini. Dimensi Truntung memiliki panjang 3.195 mm dan lebar 1.395 mm, sementara beratnya mencapai 650 kg dan mampu mengangkut berat sampai 350 Kg.

Baca juga : Suzuki Gelar World Premiere Untuk Mobil Carry Pikap Di Telkomsel IIMS 2019

Desainnya juga masih sangat sederhana, dengan lampu halgen bulang, bodi mengkurva dengan teknologi seadanya khas mobil pada zamannya. Uniknya lagi, warna kuning pada bodinya masih orisinal sejak pembeliannya loh sob!

Interior Suzuki Carry
Interior terawat rapi dan masih bagus.

Lalu mencoba masuk kedalam mobil ini, KabarOto cukup kagum karena masih lamayan terawat walau umur sudah kepala 3. Handle pintu masih mantap digenggam, fungsi pengunci juga berfungsi baik. Serta panel-panel iinterior memang sudah ada banyak yang hilang, namun hal tersebut cukup wajar mengingat tahun pembuatannya.

Suzuki Carry ST20
Suzuki Carry ST20 Nampak Dari Belakang

Hal yang unik ialah pada mesin mobil ini, karena menggunakan mesin LJ50 2 tak 3 silinder berkapasitas 550cc. mobil ini juga memakai oli samping seperti motor 2 tak pada umumnya. Lalu untuk pasokan bahan bakarnya, masih menggunakan karburator dan platina untuk sistem pengapiannya.

Soal tenaganya pastinya tidak akan sekencang mobil-mobil sekarang, namun rasanya cukup besar untuk zaman itu, karena mengahsilkan 33 dk pada 4.500 rpm dan torsi maksimal 52 Nm pada 3.000 rpm. Yang disambung ke transmisi manual 4 percepatan.