KabarOto.com - Kerusakan pada bodi kendaraan tentu menjadi hal yang dihindari oleh setiap pemilik mobil. Saat kerusakan terjadi, terdapat dua opsi utama yang bisa dipilih, yaitu memperbaiki dan mengecat ulang panel yang rusak atau menggantinya dengan panel bodi baru.
Keputusan penggunaan metode perbaikan ini sangat bergantung pada seberapa parah kerusakan yang dialami. Jika hanya sebatas lecet, goresan, atau penyok ringan, tindakan perbaikan dan pengecatan ulang umumnya sudah memadai.
Sebaliknya, jika struktur panel sudah mengalami kerusakan berat seperti sobek, keropos, atau deformatif, langkah penggantian panel menjadi solusi yang lebih tepat.
Baca Juga: In This Economy, Simak Cara Merawat Mobil di Rumah Secara Mandiri
Penggantian panel bodi secara utuh penting dilakukan guna mengembalikan tingkat presisi serta estetika asli kendaraan. Panel yang rusak parah kerap kehilangan bentuk presisinya, sehingga pengerjaan perbaikan harus benar-benar memperhatikan standar agar hasilnya sempurna.
Untuk penggantian komponen bodi seperti pintu, fender, kap mesin, maupun bumper, penggunaan suku cadang Original Equipment Manufacturer (OEM) sangat disarankan. Panel OEM menjamin kesesuaian dari segi bentuk, dimensi, titik pemasangan, hingga kualitas material yang identik dengan standar pabrikan,
ujar Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso.
Verifikasi dan Pemesanan Suku Cadang
Pemilik kendaraan dapat menanyakan ketersediaan suku cadang melalui jaringan bengkel resmi atau layanan purna jual pabrikan. Saat melakukan pemesanan, siapkan data lengkap kendaraan seperti merek, model, tahun produksi, dan Nomor Rangka (VIN) agar komponen yang dipesan dipastikan akurat sesuai spesifikasi.
Bagi kendaraan yang dilindungi polis asuransi, proses penggantian panel dapat diajukan melalui pihak asuransi yang bekerja sama dengan jaringan bengkel resmi. Pihak asuransi akan melakukan survei pemeriksaan kerusakan terlebih dahulu untuk menentukan kelayakan penggantian komponen sesuai klaim.
Baca Juga: Mobil Mesin Hybrid Wajib Pakai BBM Rekomendasi, Ini Penjelasannya
Pemasangan Sesuai Standar Teknis
Setelah panel OEM siap, pengerjaan dapat dilakukan di bengkel resmi maupun bengkel perbaikan bodi dan cat (body & paint) yang ditunjuk oleh asuransi. Selama proses pemasangan, teknisi wajib mengikuti panduan teknis resmi pabrikan agar setiap komponen terpasang presisi dan rapi.
Setelah pemasangan selesai, lakukan pengecekan menyeluruh yang mencakup kerapatan celah antar-panel (gap), kepresisian posisi, mekanisme penguncian, serta kerapian pengecatan. Pastikan juga semua fungsi kelistrikan atau sensor yang terhubung pada panel tersebut dapat bekerja optimal.
Langkah terakhir, simpan bukti pembelian beserta kode/nomor part komponen tersebut. Dokumentasi ini bermanfaat sebagai rekam jejak perawatan kendaraan jika sewaktu-waktu dibutuhkan perbaikan di masa mendatang.

