KabarOto.com - Penyimpanan ban yang salah, baik di toko maupun di rumah, dapat merusak kualitas karet secara permanen meskipun ban belum pernah menyentuh aspal. Salah satu musuh utama dari material karet adalah paparan sinar matahari langsung serta perubahan suhu yang ekstrem.
Baca Juga: Mengenal Jenis-jenis Ban Balap MotoGP
Penyimpanan Ban, Hindari Suhu Ekstrem
Andes dari Esta Motor membagikan tips bahwa ban sebaiknya tidak terpapar suhu ekstrem. "Bisa disimpan di dalam ruangan yang terhindar dari terik matahari dan hujan agar senyawa karetnya tidak cepat mengeras atau mengalami retak rambut," bebernya.
Selain faktor cuaca, posisi penempatan ban saat disimpan juga memerlukan perhatian khusus. Banyak pemilik motor yang membiarkan sepeda motornya terparkir lama dengan ban menempel langsung di lantai semen yang dingin. Perubahan suhu lantai secara konstan dapat mempengaruhi kelembapan karet.
Untuk mencegah kerusakan, disarankan memberi alas berupa karpet atau kaset karet di bawah ban, terutama pada bagian roda depan yang sering kali tidak terangkat oleh standar tengah.
Baca Juga: Begini Pemakaian Ban Mobil yang Wajar Agar Tak Melanggar Garansi
Penyimpanan Ban Hindari Perubahan Struktural
Kerusakan lain yang sering terjadi akibat kelalaian penyimpanan dan perawatan adalah perubahan bentuk ban atau retak pada dinding samping (sidewall). Jika motor ditinggalkan dalam kondisi ban kempes selama berbulan-bulan, bobot kendaraan akan menekan ban secara terus-menerus hingga bentuknya berubah menjadi mempetak atau melipat.
"Ketika ban yang kempis dan tertekan tersebut dipaksa berputar tanpa diisi angin terlebih dahulu, dinding ban akan berisiko tinggi mengalami keretakan fatal," tutupnya.

