Reinkarnasi Tim Renault F1 Semakin Mendekati Kenyataan

Reinkarnasi Tim Renault F1 Semakin Mendekati Kenyataan Proses pembelian tim Lotus oleh Renault masih terus berjalan untuk mewujudkan niat produsen mobil asal Perancis tersebut untuk kembali eksis di balapan (Foto: media.renault)

Drama dari aksi balapan di GP Suzuka mungkin bisa dianggap berakhir atau belum bagi para fans, tetapi mungkin banyak orang tidak tahu bahwa proses pembelian tim Lotus oleh Renault masih terus berjalan untuk mewujudkan niat produsen mobil asal Perancis tersebut untuk kembali eksis di balapan jet darat musim 2016 mendatang.

Hal tersebut dibuktikan saat Renault dan Gravity Motorsport s.a.r.l. yang merupakan rekanan dari Genii Capital SA yang saat ini merupakan pemilik bagian terbesar dari tim Lotus menandatangani 'Letter of Intent' mengenai kepemilikan dan kendali atas tim yang berbasis di Enstone tersebut.

Atas surat tersebut, Renault menyebutkan bahwa hal tersebut merupakan langkah awal dari tim Renault F1 untuk kembali dimusim balap 2016 dan meneruskan komitmen Renault untuk terlibat dalam olahraga otomotif tertinggi di dunia.

Seperti yang dikutip dari media.renault.com, saat ini Renault masih aktif dalam Formula 1 sebagai pemasok mesin untuk Red Bull serta Toro Rosso dan seperti diketahui sebelumnya bahwa tahun depan Renault tidak akan memasok mesin kembali untuk Red Bull dan Toro Rosso sejak pemutusan kontrak oleh tim asal Austria tersebut akhir Agustus lalu.

Dalam sejarahnya, Renault mulai terlibat di Formula 1 sejak tahun 1977 walau akhirnya lebih dominan sebagai pemasok mesin dan telah mengantarkan beberapa tim dan pebalap sebagai juara dunia F1 diantaranya tim Nigel Mansell, Damon Hill, Jacques Villeneuve, Michael Schumacher, Sebastian Vettel dan Fernando Alonso.

Baca Juga: