KabarOto.com - Pabrikan mobil asal Jerman, Volkswagen (VW), resmi berhenti memproduksi Touran, merupakan mobil MPV (Multi Purpose Vehicle) kompak andalannya. Faktanya tidak banyak yang menyadari, jika produksi terakhirnya dilakukan pada 29 April 2026 lalu.
Unit terakhir dirakit di pabrik Volkswagen yang terletak di Wolfsburg, Jerman, pada hari itu, yang sekaligus menandai berakhirnya 24 tahun perjalanan Volkswagen Touran.
Baca Juga : Tertangkap Kamera, Land Rover Defender Terbaru Tampil Lebih Mewah dan Canggih
Ada beberapa penyebab yang ditengarai menjadi alasan Touran harus dihentikan produksinya. Pihak pabrikan menyebut jika Touran tak lagi bisa memenuhi regulasi keselamatan Stage C di Eropa yang akan berlaku 6 Juli 2026 mendatang.

Kemudian modelnya merupakan salah satu yang sudah terlalu berumur, dari seluruh lini produk yang dimiliki Volkswagen saat ini. Terakhir adalah tantangan biaya produksi yang tinggi untuk sebuah MPV kompak, karena masih dibuat di negara asalnya.
Sampai saat ini total sudah lebih dari 2,3 juta unit Volkswagen Touran diproduksi secara global. Di Jerman sendiri, penjualan rata-ratanya mencapai 20.000 unit per tahun, sebuah angka yang terhitung bagus.
Baca Juga : Pangkas Konsumsi BBM Hingga 30%, Rolls-Royce Kenalkan Teknologi Hibrida untuk Truk Tambang
Sejauh ini belum ada rencana pihak Volkswagen untuk menghadirkan versi terbaru Touran. Dan kini jalur perakitan di pabrik telah dialihkan untuk memproduksi Tiguan dan Tayron.
Volkswagen Touran sendiri sempat mewarnai jalanan Indonesia, meski penjualannya tak terlalu signifikan dan unitnya pun jarak terlihat di jalan. Kini Volkswagen Indonesia hanya meniagakan tiga model saja, yakni Tiguan Allspace, T-Cross dan ID. Buzz.