Tertarik Meminang Honda Civic VT-i, Simak Beberapa Penyakitnya

Alif Al Tsaqif
Alif Al Tsaqif
Senin, 18 Mei 2026
Tertarik Meminang Honda Civic VT-i, Simak Beberapa Penyakitnya

Honda Civic VT-i. (Foto : KabarOto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Honda Civic generasi ketujuh dengan kode bodi ES masih menjadi salah satu sedan bekas yang cukup diminati hingga saat ini.

Meski lahir pada awal tahun 2000-an, desainnya masih terlihat modern dan timeless. Tidak sedikit pecinta otomotif yang menganggap Civic generasi ini sebagai salah satu sedan Honda dengan perpaduan desain elegan dan karakter sporty yang pas untuk digunakan harian.

Baca Juga: Prototype Hybrid Terbaru dari Honda Siap Guncang Pasar Otomotif Dunia

Bagian belakang Honda Civic VT-i


Di Indonesia, Honda Civic ES hadir dalam beberapa varian, dengan tipe tertinggi VTi-S yang menjadi incaran banyak orang. Varian ini sudah dibekali fitur yang tergolong lengkap pada masanya seperti ABS, dual airbag, hingga foglamp. Selain itu, Civic generasi ini juga dikenal memiliki kenyamanan dan kualitas kabin yang lebih baik dibanding pendahulunya.

Salah satu daya tarik utama Honda Civic VT-i ada pada sektor pengendalian. Mobil ini menggunakan kombinasi suspensi double wishbone di bagian depan dan MacPherson strut di belakang. Racikan tersebut membuat handling Civic ES terasa presisi dan stabil saat digunakan dalam kecepatan tinggi maupun bermanuver di tikungan. Karakter setirnya juga responsif sehingga masih terasa menyenangkan untuk dikendarai hingga sekarang.

Rizki, pemilik Honda Civic VT-i mengungkapkan bahwa alasan membeli mobil ini untuk digunakan adalah karena tampilannya yang timeless dan punya performa yang impresif. "Dulu beli mobil ini karena suka sama bentuknya yang overlasting dan mesinnya yang cukup kencang dibanding kompetitor," ujar Rizki

Selain handling, performa mesin juga menjadi nilai jual tersendiri. Honda Civic VT-i menggunakan mesin D17A berkapasitas 1.700 cc 4 silinder SOHC VTEC yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 130 dk dan torsi 165 Nm. Karakter mesinnya cukup responsif, terutama pada putaran menengah hingga atas. Menariknya, performa tersebut tetap diimbangi konsumsi bahan bakar yang relatif efisien untuk ukuran sedan 1.700 cc.

Baca Juga: Siap Meluncur, Honda City 2026 Pakai Mesin Hybrid dan Desain Eksterior Baru

Mesin D17A milik Honda Civic VT-i

Kelebihan lain dari Civic ES terletak pada kabinnya yang cukup lega. Posisi duduk khas Honda dengan model selonjoran memberikan sensasi berkendara yang sporty. Material interiornya juga terasa lebih premium karena beberapa bagian sudah menggunakan soft touch. Hal tersebut membuat Civic generasi ini masih terasa nyaman digunakan sebagai mobil harian maupun perjalanan jarak jauh.

Penyakit Honda Civic VT-i

Namun di balik berbagai kelebihannya, Honda Civic VT-i juga memiliki beberapa penyakit khas yang perlu diperhatikan calon pemilik. Salah satu masalah yang paling sering ditemui ada di bagian kaki-kaki.

Penggunaan suspensi double wishbone memang memberikan handling yang baik, tetapi konstruksi ini memiliki cukup banyak bushing yang rentan aus seiring usia pemakaian. Gejalanya biasanya muncul bunyi-bunyi pada bagian bawah mobil atau getaran saat melaju di jalan rusak.

Masalah berikutnya terletak pada sistem pendingin mesin. Civic ES bawaan pabrik masih menggunakan radiator single ply yang cukup rawan mengalami penurunan performa ketika usia kendaraan sudah menua. Jika kondisi radiator dan sistem pendinginan tidak terawat, mobil berpotensi mengalami overheat. Karena itu, banyak pemilik memilih melakukan upgrade radiator double ply agar suhu mesin lebih stabil.

Rizki mengungkapkan bahwa radiator bawaan single ply Civic VT-i termasuk yang paling rawan. "Karena mobil ini sudah cukup berumur,biasanya yang paling gampang kena adalah radiator bawaan yang masih menggunakan single ply. Kalau mau aman untuk harian harus upgrade radiator yang 2 ply," ungkap Rizki

Baca Juga: Parts Mugen untuk Honda Civic Type R, Hot Hach Performa Tinggi

Mesin D17A memiliki daya tahan yang cukup baik

Di sektor mesin, unit D17A sebenarnya dikenal cukup tangguh dan minim masalah serius. Namun karena faktor usia kendaraan yang kini sudah lebih dari dua dekade, beberapa komponen mulai menunjukkan penurunan kualitas.

Engine mounting menjadi salah satu part yang sering mengalami getas sehingga memunculkan getaran berlebih ke dalam kabin. Selain itu, beberapa sensor mesin juga mulai rawan mengalami gangguan yang dapat memengaruhi performa maupun konsumsi bahan bakar.

Calon pembeli juga perlu memperhatikan kondisi transmisi, terutama untuk varian otomatis. Pastikan perpindahan gigi masih halus dan tidak terasa slip. Sebab jika terjadi kerusakan pada transmisi otomatis, biaya perbaikannya bisa cukup tinggi. Pemeriksaan riwayat servis dan kondisi oli transmisi menjadi hal penting sebelum memutuskan membeli unit bekasnya.

Masuk ke bagian interior, beberapa fitur elektronik seperti power window dan central lock juga cukup sering mengalami masalah akibat usia pakai. Meski tergolong wajar untuk mobil berusia lebih dari 20 tahun, kondisi tersebut tetap perlu diperhatikan agar tidak menambah biaya perbaikan setelah kendaraan dimiliki.

Baca Juga: Honda Civic Nouva 1991 Modifikasi dan Diecast Hadir di Indonesia Diecast Expo 2025

Interior Honda Civic VT-i

Secara keseluruhan, Honda Civic VT-i generasi ketujuh masih menjadi salah satu sedan bekas yang menarik untuk dipinang. Mobil ini menawarkan desain yang masih sedap dipandang, handling yang menyenangkan, performa mesin yang responsif, serta konsumsi bahan bakar yang cukup efisien.

Namun sebelum membeli, calon pemilik tetap perlu memperhatikan kondisi kaki-kaki, sistem pendingin, hingga transmisi agar tidak mendapatkan unit dengan biaya perawatan besar di kemudian hari.

Tags:

#Honda Civic Estilo #Honda Civic EG #Mobil Baru Honda
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan