Test Ride Aprilia RS 660 - Kelas Super Sport Yang Didesain Untuk Harian

Test Ride Aprilia RS 660 - Kelas Super Sport yang Didesain untuk Harian Kipli/ KabarOto

KabarOto.com - Aprilia RS 660 diluncurkan oleh PT Piaggio Indonesia beberapa waktu lalu. Sepeda motor ini masuk ke segmen super sport kelas 600 cc, dan karakter yang didesain untuk penggunaan harian.

Secara langsung super sport bike ini berhadapan dengan rival-rivalnya di kelas yang sama, yakni Kawasaki Ninja ZX-6R, Honda CBR600RR dan Yamaha YZF-R6. KabarOto berkesempatan mencoba langsung Aprilia RS 660 tersebut selama 5 hari.

Desain

Hal menarik yang langsung terlihat berbeda dari RS 660 oleh kacamata KabarOto adalah posisi handle bar atau setang yang menggunakan model jepit, namun tetap tinggi berkat posisinya yang diatas segitiga.

Model setang tersebut berbeda dari rival-rivalnya yang telah disebutkan, rata-rata mereka menggunakan model underyoke atau berada dibawah segitiga. Hasilnya, riding position atau posisi pengendara pun tidak bungkuk ketika menggunakan RS 660, berbeda dengan rival-rivalnya yang cenderung harus membungkuk.

Tak salah jika super sport tersebut kami klaim sebagai super sport yang relatif nyaman untuk harian dan anti pegal, berkat posisi setangnya yang mirip dengan varian hyperbike sport touring seperti Suzuki Hayabusa atau Kawasaki Ninja ZX-14R.

Baca Juga: Test Ride - Seminggu Kencan Dengan MV Agusta F4R

Lekukan-lekukan garis bodi maupun fairing mempertegas DNA Aprilia yang telah lama diusung, dengan garis-garis tajam dan bagian buritan yang menukik dilengkapi pencahayaan LED di seluruh lampunya.

Kebetulan, KabarOto mendapatkan unit tes dengan sedikit personalisasi pada bagian suspensi dan gas buang aftermarket, jadi hasil pengetesan bisa saja bervariatif dibandingkan spesifikasi standarnya.

Fitur

Berbicara fitur, super sport ini asal Italia ini dibekali dengan teknologi canggih bernama Aprilia Performance Ride Control (APRC) dengan sejumlah fitur elektronik.

Fitur-fitur tersebut adalah ABS, engine map, engine braking system, kontrol traksi, quickshifter hingga wheelie control yang dapat disesuaikan dengan keinginan si pengendara.

Hanya saja, ada keunikan dari motor ini yang terkesan seperti 'salah kiblat', yakni sebuah tombol untuk mengaktifkan fitur cruise control, seperti yang lazimnya ditemukan pada motor-motor adventure atau cruiser, bukan pada tipe sport seperti RS 660.

Performa

Beralih ke mesin, RS 660 menggunakan tipe 2 silinder paralel DOHC berkapasitas 659 cc, yang diklaim bisa memuntahkan tenaga maksimal 100 dk dan torsi 66,4 Nm.

Tenaga mesin tersebut dibantu penyalurannya ke roda oleh transmisi manual 6 percepatan dengan fitur quickshifter.

Saat pengetesan, tercatat kecepatan test rider KabarOto yang menembuskan angka 205 kpj di trek tertutup, dari klaim pabrikan yang sanggup mencatatkan angka 225,3 kpj untuk kecepatan maksimalnya.

Kestabilan saat digeber, dibantu suspensi standar bagian depannya yang menggunakan tipe upside down berdiameter 41 mm dari Kayaba.

Baca juga: Test Ride - Menjinakkan Moge MV Agusta F3 800

Sementara suspensi belakangnya, menggunakan sokbreker tunggal yang menempel pada asymmetric aluminium swing arm, namun untuk unit test ini sudah diganti menggunakan merek Ohlins tipe adjustable.

Sistem pengereman menggunakan cakram 320 mm ganda, dijepit kaliper Brembo 4 piston radial untuk depan, sementara belakang menggunakan cakram 220 mm dijepit 1 kaliper Brembo 2 piston.

Motor ini juga dibekali dengan 5 mode berkendara, tiga yang bisa digunakan di jalan raya yakni Dynamic, Wet dan Race dan serta dua mode untuk sirkuit atau mode Challenge yang bisa dikustomisasi lengkap dengan lap time.

Semua fitur tersebut bisa dipantau lewat layar panel instrumennya yang menggunakan TFT 5 inci full color.

Aprilia RS 660 ditawarkan dalam 2 pilihan warna, yaitu Acid Gold dan Lava Red yang punya livery khas Aprilia. Motor ini dijual dengan harga Rp 650 juta OTR Jakarta.

Jadi Bagaimana Sobat KabarOto? Berminat untuk meminangnya?

Properti PT Piaggio Indonesia
Harga Rp 630 juta (OTR Jabodetabek)
Mesin 2 silinder paralel DOHC
Kapasitas 659 cc
Transmisi 6 tingkat percepatan
Tenaga 100 dk
Torsi 66,4 Nm
Suspensi

Kayaba 41 mm upside down fork with top out spring, Aluminium pins to fasten radial callipers. Adjustable extension and spring pre-load 110 mm wheel travel (depan)

Asymmetrical aluminium swingarm, monoshock dengan adjustable extension and spring pre-load (belakang)

Rem

ABS Cakram ganda 320 mm, Brembo radial callipers with 4 horizontally opposed 32 mm pistons. Radial pump master cylinder and metal braided brake hose (depan)

Cakram 220 mm, Brembo radial callipers with two 34 mm separate pistons

Roda

3,5 x 17 inci, ban Rosso Corsa II tubeless 120/70 ZR (depan)

5,5 x 17 inci, ban Rosso Corsa II tubeless 180/55 ZR (belakang)

Perangkat Elektronik

APRC suite includes ATC (traction control), AWC (wheelie control), AEB (engine brake) AEM (engine mapping), ACC (cruise control), 5 Riding modes (Road and Track, 3 pre-set and 2 customisable)

Tangki Bahan Bakar 15 liter
Berat Kosong 183 kg
Konsumsi Bahan Bakar 17 kpl (klaim brosur resmi 19,9 kpl)
Jarak Pengujian 97 km
Rute Pengujian Pamulang - Gading Serpong - Tangerang Kota - Alam Sutera - Pamulang