Tingkatkan Konektivitas, Pemerintah Bangun Dua Ruas Jalan Lintas Tengah Aceh

Tingkatkan Konektivitas, Pemerintah Bangun Dua ruas Jalan Lintas Tengah Aceh Jalur tengah Aceh (PUPR)

KabarOto.com - Pemerintah, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), saat ini terus berupaya meningkatkan konektivitas, antar pusat pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera khususnya di Provinsi Aceh.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Kementerian PUPR tengah melakukan pembangunan jalan arteri nasional di Lintas Tengah yang menghubungkan daerah Jantho-Keumala (38,91 km) dan Geumpang-Pameu (59,6 km).

Baca Juga: Biar Gak Bingung, Ini Perbedaan Peugeot 3008 Dan 5008 Allure Plus

"Tak hanya memangkas biaya logistik, pembangunan jalan tersebut juga untuk meningkatan aksesibilitas serta konektivitas jaringan infrastruktur jalan untuk memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, juga kenyamanan perjalanan pengendara," kata Basuki.

Mempermudah akses masyarakat

Menurut Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) I Banda Aceh Kementerian PUPR, Elvi Roza, dua ruas jalan tersebut, merupakan bagian jalan yang belum tersambung di Jalur Lintas Tengah Aceh sepanjang 444,38 km dan memiliki peranan penting, agar jalur lintas tengah Aceh dapat tersambung seluruhnya tanpa terputus.

"Selama ini pengendara dari wilayah Pameu atau Jantho menuju Pidie harus memutar berpindah dari Lintas Tengah lewat Lintas Timur Aceh terlebih dulu, sehingga harus menempuh perjalanan lebih jauh," ujarnya.

Lebih lanjut Elvi mengatakan, pada tahun 2020 telah teralokasi anggaran sebesar Rp 10,45 miliar untuk pembentukan badan jalan baru sepanjang 2,6 km di ruas Jantho-Keumala.

Sedangkan untuk ruas Geumpang-Pameu dialokasikan anggaran sebesar Rp 80 miliar untuk pembentukan badan jalan baru sepanjang 15 km dari arah Geumpang dan sepanjang 14 km dari arah Pameu.

Akan dibangun juga jembatan gantung

"Sebagian jalan sudah terbuka dan sebagian lagi masih berupa hutan yang melewati Gunung Leuser," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima kabarOto.

Baca Juga: Galeri Foto Peugeot 3008 Dan 5008 Allure Plus

Selain itu, Elvi mengatakan pada tahun 2020, menurut rencana juga akan dibangun dua jembatan gantung, yakni Jembatan Dusun Mulo sepanjang 60 meter di Kabupaten Gayo Lues dan Jembatan Gampong Teungoh sepanjang 96 meter di Kabupaten Aceh Selatan.

"Kehadiran jembatan gantung sangat dibutuhkan masyarakat karena kondisi geografi wilayah Indonesia yang memiliki banyak gunung, lembah dan sungai. Secara fisik, kondisi ini kerap menjadi pemisah antara lokasi tempat tinggal penduduk dengan berbagai fasilitas pelayanan publik," pungkas Elvi.