KabarOto.com - Toyota memperkenalkan lini terbaru mereka, All-New Toyota 2027 Toyota Highlander, yang kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik berbasis baterai (BEV).
Langkah ini menandai tonggak sejarah baru karena Highlander menjadi SUV listrik tiga baris pertama Toyota yang dirakit di Amerika Serikat, tepatnya di fasilitas Georgetown, Kentucky.
Generasi kelima ini tidak hanya membawa perubahan pada sektor dapur pacu, tetapi juga merombak total estetika desain dengan tampilan yang lebih ramping, modern, dan futuristik.
Dari sisi eksterior, Highlander 2027 tampil dengan bahasa desain hammerhead khas Toyota yang dipadukan dengan lampu daytime running lights (DRL) LED yang memanjang. Bodinya kini lebih lebar dan rendah dengan wheelbase yang diperpanjang hingga 3.050 mm untuk memberikan stabilitas lebih baik dan ruang kabin yang lebih luas.
Baca Juga: Mitsubishi Destinator Hadir di IIMS, Edisi Spesial Simbol Evolusi
Penggunaan flush door handles dan desain bodi yang aerodinamis membuktikan bahwa Toyota sangat serius dalam mengejar efisiensi tanpa mengorbankan kegagahan sebuah SUV mid-size.
Beralih ke bagian kabin, konsumen akan disambut dengan kabin yang sarat akan teknologi canggih. Panel instrumen pengemudi berukuran 12,3 inci dan layar sentuh multimedia 14 inci menjadi pusat kendali utama.
Interiornya mampu menampung hingga tujuh penumpang dengan kenyamanan premium berkat penggunaan material SofTex® dan pencahayaan ambien 64 warna.
Salah satu fitur unggulannya adalah atap kaca panoramik tetap yang diklaim sebagai yang terbesar dalam sejarah jajaran model Toyota.
Performa Highlander 2027 didukung oleh dua pilihan sistem penggerak, yaitu Front-Wheel Drive (FWD) dan Electronic All-Wheel Drive (AWD). Untuk varian XLE AWD dan Limited AWD, kendaraan ini mampu menghasilkan tenaga gabungan sebesar 338 dk dan torsi 438 Nm.
Mengandalkan tenaga instan khas motor listrik, SUV keluarga ini menjanjikan akselerasi yang tajam namun tetap memberikan kenyamanan berkendara yang senyap dan halus di berbagai kondisi jalan.
Sektor baterai menjadi keunggulan utama dengan tawaran jangkauan yang kompetitif. Varian tertinggi yang dilengkapi baterai 95,8-kWh diperkirakan mampu menempuh jarak hingga sekitar 515 km dalam sekali pengisian daya.
Toyota juga telah menyematkan standar North American Charging System (NACS), yang memungkinkan pengisian daya cepat DC dari 10% ke 80% hanya dalam waktu sekitar 30 menit, meminimalkan waktu tunggu bagi pemilik yang memiliki mobilitas tinggi.
Inovasi paling menarik di model 2027 ini adalah disematkannya teknologi Vehicle-to-Load (V2L). Fitur ini menjadikan Highlander sebagai sumber listrik berjalan yang mampu memberi daya pada peralatan rumah tangga saat keadaan darurat atau perangkat elektronik saat sedang berkemah.
Selain itu, sistem Battery Preconditioning turut hadir untuk memastikan suhu baterai selalu optimal saat pengisian daya cepat, sehingga proses transfer energi menjadi lebih efisien dan menjaga kesehatan baterai jangka panjang.
Baca Juga: Profil Nissan Navara Pro-4X, Dibekali Mesin Diesel dan Kemampuan Off-road
Keamanan tetap menjadi prioritas utama dengan kehadiran Toyota Safety Sense 4.0 (TSS 4.0) sebagai standar di semua varian. Sistem ini mencakup berbagai fitur bantuan pengemudi seperti Pre-Collision System, Lane Tracing Assist, dan Proactive Driving Assist.
Selain itu, tersedia pula fitur Drive Recorder bawaan atau dashcam yang terintegrasi dengan kamera eksterior kendaraan, memberikan rasa aman ekstra melalui dokumentasi otomatis saat terjadi insiden di jalan.
Toyota menjadwalkan penjualan Highlander 2027 dimulai pada akhir 2026 atau awal 2027. Dengan dukungan baterai yang dipasok dari pabrik baru mereka di North Carolina, model ini merupakan bukti nyata ambisi Toyota dalam mempercepat elektrifikasi di pasar global.
Meskipun harga resmi belum diumumkan, Highlander EV dipastikan akan menjadi pesaing tangguh di segmen SUV listrik keluarga berkat reputasi keandalan Toyota yang sudah melegenda selama 25 tahun.

