Triumph Tiger T110 yang Melewati Zaman, Berikut Galeri dan Sejarahnya

Kipli
Kipli
Rabu, 24 Juni 2026 di  
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Triumph Tiger T110 650 memulai debutnya pada tahun 1953 dan tetap menjadi salah satu motor tercepat yang bisa Sobat beli hingga kehadiran Triumph Bonneville pada tahun 1959. Ketika kapasitas Bonneville didongkrak dari 650 cc ke 750 cc pada tahun 1973, namanya berubah menjadi T140.

Triumph juga sempat meluncurkan Trident dengan mesin 3 silinder dan berkapasitas 750 cc pada tahun 1969 dengan nama T150. Ketika mereka mendesain ulang motor tersebut dan menambahkan starter elektrik di tahun terakhir produksinya (1975), mereka menamainya T160.

Baca Juga: Sejarah dan Galeri Triumph Bonneville Silver Jubilee

Era Kejayaan Vertikal Twin

Pada tahun 1950-an, Triumph sedang berada di atas angin. Mereka bisa dibilang pelopor pasar motor sport dan menciptakan mesin vertical twin (dua silinder segaris), yang menjadi cetak biru bagi hampir setiap sepeda motor yang diproduksi selama 30 tahun berikutnya.

Mereka menggebrak dunia dengan mesin vertical twin "modern" pertama di dunia pada tahun 1938 lewat 500 Speed Twin. Pasca-perang, mereka menaikkan rasio kompresi serta profil noken as untuk menciptakan motor 500cc yang lebih galak, yaitu T100 Tiger.

Pada tahun 1950, Triumph memperbesar diameter piston (bore) dan langkah piston (stroke) dengan mesin 500 cc twin tersebut hingga menjadi 649 cc, dan versi yang lebih bertenaga dipastikan akan segera menyusul.

Pada tahun 1953, Triumph menerapkan "sentuhan Tiger" yang sama, noken as lebih agresif dan kompresi lebih tinggi pada mesin 650cc baru tersebut, sehingga terciptalah sang hot rod 650 Tiger T110. Motor ini dianggap sebagai salah satu sepeda motor tercepat yang bisa Anda beli saat itu, hingga kedatangan Bonneville berkarburator ganda lansiran '59. Pada akhir tahun 1960-an, nama Tiger disematkan untuk semua versi roadster dari 650 TR6, sementara versi off-road-nya diberi nama “TR6 Trophy”.

Baca Juga: Profil dan Galeri Harley-Davidson Electra-Glide FLH

Anakronisme Triumph T110 Tiger 1958

Triumph T110 Tiger 1958 adalah sebuah anakronisme (ketidaksesuaian zaman) yang menarik. Di satu sisi, motor ini adalah salah satu motor terkencang di jalanan. Namun di sisi lain, ia dibalut oleh bodi kolot khas "bapak-bapak" dari lini Triumph Thunderbird, yang saat itu merupakan motor komuter entry-level 650cc milik Triumph. Itu berarti ia memakai sepatbor besar yang menutup penuh roda dan batok lampu depan yang menyatu lebar.

Padahal baru dua tahun sebelumnya, Triumph TR6 memulai debut dengan "tampilan telanjang" (stripped-down look) yang minimalis, dan orang-orang Amerika, yang saat itu menjadi pasar motor terbesar bagi Inggris, sangat menyukainya. Ketika Bonneville diperkenalkan pada tahun 1959, motor itu pun masih memakai bodi yang bongsor dan kaku ini. Beruntung, Triumph hanya butuh waktu satu tahun model untuk memperbaiki kekeliruan tersebut. Pada tahun model 1960, semua varian Bonneville sudah keluar dengan baju TR6 demi mengejar gaya “stripped-down look”-nya sendiri.

Tags:

#Triumph Motorcycles #Triumph Bonneville #Triumph Tiger

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan