Internal Perusahaan Uber Semakin Memanas

Internal Perusahaan Uber Semakin Memanas foto: www.carscoops.com

KabarOto.com - Travis Kalanick meningkatkan ketegangan di Uber. Pasalnya, dia menunjuk dua direktur baru tanpa berkonsultasi dengan pimpinan baru perusahaan dan anggota dewan Uber lainnya.

Seperti dilansir dari Carscoops, Selasa (3/10/2017), dua direktur baru yang ditunjuk oleh Kalanick adalah Ursula Burns, mantan CEO Xerox Corp, dan John Tain, mantan kepala Merrill Lynch.

Mantan CEO itu membela dirinya dari tututan hukum yang diajukan oleh pemegang saham terbesar Uber, Benchmark, atas wewenangnya mengisi dua kursi dewan. Kalanick mengatakan bahwa ia mengendalikan tiga dari 11 kursi dewan perusahaan.

Baca juga :

Saya menunjuk dua orang tersebut untuk mengisi kursi ini berdasarkan dari usulan para dewan baru untuk mengubah dan merestrukturisasi dewan. Hal itu secara signifikan memengaruhi hak suara perusahaan," ungkap Kalanick.

"Oleh karena itu, penting bahwa dewan pengurus berada di tempat agar musyawarah yang tepat dapat terjadi, terutama dengan anggota dewan berpengalaman seperti Ursula dan John," dia menambahkan.

Menurut sumber yang dekat dengan masalah itu, dewan Uber telah dijadwalkan untuk memilih pada Selasa mengenai rencana untuk mengubah tata kelola perusahaan.

Awal pekan ini, sejumlah reformasi tata pemerintah yang disusun oleh perusahaan dan Goldman Sachs Group. beredar di kalangan dewan. Dewan itu bertemu beberapa waktu lalu demi membahasnya dan merencanakan untuk memberikan suara pada mereka.