KabarOto.com - Ajang balap ketahanan bergengsi, Bathurst 12 Hour 2026, baru saja tuntas digelar di Sirkuit Mount Panorama yang ikonik. Di tengah persaingan sengit antara pabrikan GT3 papan atas dunia, sosok legenda MotoGP, Valentino Rossi, kembali menjadi pusat perhatian.
Mengendarai BMW M4 GT3 nomor #46 di bawah bendera Team WRT, pembalap berjuluk "The Doctor" ini berhasil mengamankan posisi ketiga secara keseluruhan dalam balapan yang penuh drama tersebut.
Rossi berbagi kemudi dengan dua pembalap andalan BMW, Raffaele Marciello dan Augusto Farfus. Kombinasi pengalaman sang legenda dengan kecepatan murni rekan setimnya terbukti menjadi formula sukses untuk menghadapi kerasnya lintasan Mount Panorama yang sempit dan menanjak.
Baca Juga: Aprilia Patenkan "Leg Wing" MotoGP untuk Motor Jalan Raya
Sepanjang 12 jam balapan, tim nomor #46 secara konsisten berada di barisan depan, menghindari berbagai insiden yang sempat menghentikan laju banyak mobil lainnya.
Balapan tahun ini memang dikenal sangat menantang, dengan munculnya delapan periode Safety Car akibat berbagai kecelakaan dan insiden unik, termasuk gangguan hewan liar di lintasan.
Meskipun Team WRT sempat berharap bisa meraih kemenangan setelah hasil impresif tahun lalu, persaingan ketat dari Mercedes-AMG Team GMR yang memenangkan balapan dan High Class Racing di posisi kedua membuat podium ketiga menjadi capaian yang sangat realistis dan membanggakan.
Keberhasilan ini terasa sangat spesial bagi Rossi karena diraih tepat sehari sebelum ulang tahunnya yang ke-47 pada 16 Februari 2026.
Meraih podium di salah satu sirkuit paling menakutkan di dunia pada usia tersebut membuktikan bahwa insting balap pria asal Italia ini sama sekali belum pudar.
Penonton di pinggir lintasan pun tampak didominasi oleh warna kuning neon khas Rossi yang bersorak setiap kali BMW #46 melintas.
Strategi pit yang cermat dan manajemen ban yang baik menjadi kunci utama keberhasilan tim Rossi. Di saat mobil saudara mereka, BMW #32, mengalami nasib sial akibat tabrakan di menit-menit akhir saat memperebutkan posisi terdepan, tim Rossi tetap tenang dan fokus menjaga ritme.
Keberhasilan menempati posisi tiga besar ini sekaligus menjadi podium kedua berturut-turut bagi Rossi di ajang Bathurst 12 Hour setelah sebelumnya finis kedua pada edisi 2025.
Valentino Rossi mengungkapkan kegembiraannya atas hasil ini, meskipun ia mengakui tantangan tahun ini jauh lebih berat dibanding sebelumnya. Level kompetisi yang terus meningkat di kategori GT3 menuntut performa tanpa celah sejak bendera start dikibarkan hingga garis finis.
Baca Juga: Toyota bZ Woodland Premium SUV Listrik Kenyamanan Mutakhir
"The Doctor" tampak puas bisa membawa pulang trofi dari sirkuit yang ia anggap memiliki magis tersendiri ini.
Dalam sesi wawancara pasca-balap, Rossi menyampaikan perasaannya terkait podium tersebut.
"Tingkat persaingan di sini meningkat setiap tahunnya. Anda menghadapi banyak mobil pabrikan dan susunan pembalap yang luar biasa. Jadi, saya sangat senang dan bangga bisa kembali berdiri di podium ini. Kami akan terus mencoba, dan mungkin suatu tahun nanti kami bisa meraih kemenangan itu," ujar Rossi.
Dengan hasil ini, Valentino Rossi mempertegas statusnya sebagai pembalap lintas disiplin yang kompetitif.
Keberhasilannya di Bathurst 12 Hour 2026 bukan sekadar tentang angka, melainkan bukti dedikasi seorang juara dunia sembilan kali yang terus mengejar tantangan baru di dunia roda empat.
Kini, perhatian beralih pada langkah selanjutnya dari Rossi di musim balap GT3 2026 yang masih sangat panjang.

