KabarOto.com - Volkswagen Group tengah menyiapkan langkah besar untuk merampingkan lini produknya secara global. Mereka dikabarkan akan memangkas hingga separuh model kendaraan yang dipasarkan demi meningkatkan efisiensi dan fokus pada segmen yang paling menguntungkan.
Rencana ini menjadi bagian restrukturisasi di bawah kepemimpinan CEO Oliver Blume. Selain memangkas jumlah model, Volkswagen juga berencana mengurangi hingga 75 persen pilihan varian dan fitur yang tersedia pada model-model yang akan dipertahankan.
Baca Juga : Lamborghini Essenza SCV12 Capristo, Lahirkan Suara Monster Brutal
Grup yang menaungi merek Volkswagen, Audi, Porsche, Skoda, Seat, Cupra, hingga Lamborghini itu saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari melemahnya permintaan global, persaingan dari produsen mobil Cina, hingga kebijakan tarif dan regulasi baru di sejumlah pasar utama.

Penjualan Volkswagen secara global pada kuartal kedua 2026 tercatat turun 8,6 persen menjadi kurang dari 2,1 juta unit, dengan pasar Cina mengalami penurunan paling tajam. Padahal sebelumnya Cina jadi salah satu pasar utama merek Jerman tersebut.
Meski belum ada daftar resmi model yang akan dihentikan produksinya, kendaraan yang memiliki tumpang tindih pasar di Eropa dan Cina disebut menjadi kandidat potensial. Sebaliknya, model-model populer seperti Tiguan, Atlas, Taos, dan Jetta diperkirakan tetap dipertahankan.
Baca Juga : Nissan Tekton Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi Lengkapnya
Tak hanya memangkas lini produk, Volkswagen juga berencana mengurangi kapasitas produksi tahunan dari sekitar 10 juta unit menjadi 9 juta unit. Restrukturisasi ini bahkan dikaitkan dengan potensi pengurangan puluhan ribu pekerja di berbagai fasilitas produksi.
Volkswagen menegaskan bahwa penyederhanaan portofolio akan segera dimulai, sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk menjadi lebih kompetitif di tengah perubahan industri otomotif global yang berlangsung sangat cepat.

