KabarOto.com - Volvo Trucks Indonesia meluncurkan Volvo Trucks FMX Edge pada ajang Mining Expo 2026 di Jakarta. Truk terbaru ini dirancang khusus untuk mendukung kebutuhan pengangkutan material bervolume tinggi, terutama di area pertambangan.
FMX Edge dibangun menggunakan platform Volvo Trucks FMX yang telah memiliki rekam jejak panjang di industri tambang Indonesia. Hingga kini, lebih dari 2.000 unit Volvo Trucks FMX telah beroperasi di berbagai lokasi tambang di Tanah Air.
Baca Juga : Perbedaan BYD M9 dengan Denza D9 di Indonesia, Mana yang Lebih Unggul?
Daftar Isi
Menggunakan Bodi Heap SAE
Daftar Isi
Salah satu keunggulan utama FMX Edge terletak pada konfigurasi baknya. Menggunakan bodi heap SAE berkapasitas 38 m³ dengan desain Scow End dan lebar 2,8 meter. Konfigurasi tersebut dirancang agar kompatibel dengan ekskavator berukuran besar yang umum digunakan dalam kegiatan pertambangan.
Kapasitas bak besar memungkinkan proses pemuatan dan pengangkutan material dilakukan secara efisien. Volvo Trucks mengembangkan FMX Edge bukan hanya untuk membawa muatan lebih banyak, tetapi juga mengoptimalkan keseluruhan siklus operasional, mulai dari pemuatan hingga pengangkutan.

Sales Director Volvo Trucks Indonesia, Markus Fankhauser, mengatakan FMX Edge dikembangkan untuk menjawab kebutuhan operator tambang terhadap produktivitas, keandalan, keselamatan, serta efisiensi biaya operasional.
Lebih dari sekadar memindahkan lebih banyak material, ini adalah tentang membantu pelanggan kami meningkatkan waktu operasi (uptime), meningkatkan efisiensi, dan mengoptimalkan total biaya kepemilikan mereka di sepanjang siklus pakai kendaraan,
ujar Markus. Baca Juga : Mesin Hybrid Renault dan Geely Tetap Hidup Meski Terendam Air Laut
Karakter Volvo Trucks
Selain kapasitas angkut, FMX Edge tetap mengedepankan karakter utama Volvo Trucks, seperti daya tahan, keselamatan, efisiensi bahan bakar, uptime, dan kenyamanan pengemudi.
Melalui FMX Edge, Volvo Trucks Indonesia memperluas solusi kendaraan niaga yang disesuaikan dengan kondisi pertambangan lokal. Truk ini diharapkan membantu operator meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga efisiensi dan performa operasional dalam jangka panjang.