KabarOto.com - Sub-merek premium milik BYD, Fang Cheng Bao, memperkenalkan konsep supercar terbarunya, Formula X. Kehadiran model ini jadi langkah serius untuk ekspansi ke segmen mobil performa tinggi, di luar lini SUV dan sedan yang selama ini menjadi fokus utama.
Secara tampilan, Formula X mengusung filosofi desain "evolusi biologis". Bagian depan dilengkapi lampu khas FCB, sementara bagian belakang memiliki lampu berbentuk rantai berurutan.
Proporsi bodinya dibuat ekstrem dengan rasio 1:2,5 dan aerodinamis, dengan moncong depan yang panjang serta kabin yang meruncing ke belakang.
Struktur bodi Formula X sepenuhnya menggunakan material serat karbon. Desain eksteriornya memiliki enam saluran udara serta 19 ventilasi yang tersebar di berbagai bagian bodi untuk mengoptimalkan aliran udara.
Mobil ini juga dilengkapi sayap belakang aktif serta diffuser berongga yang berfungsi meningkatkan stabilitas saat melaju dalam kecepatan tinggi.
Kabin Minimalis
Masuk ke interior, konsep Formula X mengusung tata letak kokpit minimalis yang berfokus pada pengemudi. Beberapa fitur yang disematkan antara lain setir lipat serta layar informasi terpusat.
Material serat karbon juga mendominasi bagian kabin, guna menjaga bobot tetap ringan.
Baca Juga: GAC Aion N60 Meluncur Jadi Penerus Aion Y Plus, Dibanderol Mulai Rp200 Jutaan
Menuju Tahap Produksi
Meski masih berstatus konsep, Formula X disebut telah mendekati tahap produksi. Sekitar 80 persen desainnya dikabarkan akan dipertahankan pada versi final.
Jika sesuai rencana, model ini berpotensi meluncur ke pasar pada 2027, seiring strategi Fang Cheng Bao memperluas portofolio ke segmen kendaraan performa tinggi.
Kehadiran Formula X menegaskan ambisi BYD untuk tidak hanya bermain di pasar kendaraan listrik massal, tetapi juga merambah segmen supercar dengan pendekatan teknologi dan desain yang lebih ekstrem.
Baca Juga: Geely Galaxy Starship 7 EV Tawarkan Jarak Tempuh 605 Km, EX5 Minggir Dulu