Kemudian setelah mesin hidup, akan mulai pengisian ke baterai lithium-ion yang dipasok dari ACG starter. Kerja hybrid-nya dimulai pada waktu motor mulai bergerak awal dengan berakselerasi cepat.

Assistance berlanjut sekitar 3 detik setelah throttle dibuka dan lampu indikator tetap menyala di panel meter. Setelah 3 detik assistance berhenti, lampu indikator akan padam.

Baca Juga: Honda PCX Hybrid Meluncur Di Indonesia

Hybrid akan terasa bekerja saat tuas gas diputar dengan spontan. Tenaga motor assist yang didapatkan dari baterai lithium-ion berkekuatan 50,4 V- 4 Ah, yang disematkan pada mesin 150 cc ini, mampu meningkatkan torsi sehingga membuat akselerasi PCX Hybrid lebih responsif dibandikan PCX standar.

Mesin PCX Hybrid mampu mengeluarkan tenaga maksimum 14,5 dk pada 8.500 rpm serta torsi 13,2 Nm pada 6.500 rpm.

Sementara motor listriknya yang berupa ACG Starter mampu mengeluarkan tambahan tenaga tambahan 1,8 dk pada 3.000 rpm serta torsi 4,3 Nm pada 3.000 rpm.

Proses kerja Hybrid akan terlihat pada lampu indikator

Berkat performa yang lebih responsif, teknologi hybrid PCX ini mampu menghemat konsumsi bahan bakar lebih dari 2,2%, berdasarkan pengetesan Euro 3 dengan menggunakan metode ECE R40.

Lanjut Baca lagi