
Benar saja, mobil yang sekilas terlihat ‘minimalis’ di eksteriornya ini rupanya sudah disesaki substitusi part dari Charge Speed. Sebut saja fender duct, hood duct, vortex generator.
Namun tak hanya itu, di bagian yang tak kasat mata seperti front under guard juga sudah berlabel Carbing, senada bagian front upper strut bar di balik kap mesin, untuk meningkatkan stabilitas mobil yang namanya besar di dunia reli ini.
Di bagian kaki-kaki, ia mengklaim bahwa pelek Volk Racing TE37 berdiameter 18 inci ini tergolong rare. “Itu karena pelek saya Seibon Edition yang ada signature merah di outer lips-nya,” jelas pria yang sedang melanjutkan studi S2-nya di salah satu universitas di Jakarta.
Tak mau main-main dengan urusan handling, suspensi mobil ini sudah diganti dengan merk Aragosta 1-way dengan pillowball. Sedangkan penyempurnaan pada sektor kaki-kaki lainnya seperti lower arm bar dan lower frame bar, didominasi produk Okuyama Carbing juga pada sektor pengereman dari AP Racing.