Ketika bicara soal up-to-date, akhirnya pria kalem inipun memilih kombinasi konsep elegan dan stance karena dirasa paling cocok dengan kontur bodi mobil berkelir Xiralic Brown itu.

Keoptimisan pun terus berlanjut meski Ophel, sapaan akrabnya, mengalami kendala saat penyesuaian kaki-kaki agar dapat sudut camber yang proper. Penggemar fotografi ini pun tidak lantas menyerah, “Awalnya main static, akhirnya aplikasi air suspension biar gampang dibawa di jalanan Ibukota yang gak bisa diprediksi,” ujarnya.

Pelek Kranze Brazeria ini pun adalah pelek keempat yang ia aplikasikan di mobilnya. Selain pelek tersebut merupakan impiannya sejak masa SMA, Ophel tidak pikir panjang ketika mendapatkan spek diameter 18 inci yang terbilang langka dengan lebar 9 + 10 (depan – belakang).

Baca Juga: Nih, Galeri Motor Modif Dan Unik Di GIIAS 2019

Lanjut Baca lagi