Ya! i8 memang dipersenjatai motor listrik berkekuatan 96 kW (131 dk) dan torsi 250 Nm yang diletakkan di bagian depan mobil. Sumber tenaganya berasal dari baterai lithium-ion.

Saat melakukan pengisian ulang di SPBU Rasuna Said

Baterai tersebut dapat diisi ulang dengan menggunakan listrik rumah atau stasiun pengisian umum yang telah tersedia di beberapa tempat, seperti SPBU di kawasan Rasuna Said dan gedung Kementrian ESDM.

KabarOto sendiri sempat mengisi tenaga baterai dengan menggunakan listrik rumah. Butuh waktu sekitar 4 jam sampai terisi penuh, dengan mode pengisian medium. BMW i8 juga dapat melaju dengan tenaga full dari motor listrik.

Indikator saat melakukan pengisian baterai

Mesin baru hidup saat pedal gas diinjak secara dalam. Terdengar suara knalpot khas supercar, meskipun dengan volume yang lebih kecil. Bisa dimaklumi, karena BMW i8 hanya menggunakan mesin 3 silinder DOHC 1.500 cc berteknologi BMW TwinPower Turbo. Mesin tersebut dapat menghasilkan tenaga sebesar 231 dk dan torsi sebesar 230 Nm.

Tenaga dari mesin berbahan bakar bensin beroktan tinggi tersebut, disalurkan keroda belakang melalui transmisi otomatis 6 percepatan. Di atas kertas, BMW i8 coupe dapat berlari dari posisi diam hingga kecepatan 100 kpj hanya dalam waktu 4,4 detik.

Tak sabar berlama-lama, KabarOto pun segera menginjak pedal gas dan mengarahkan mobil eksotik ini menuju salah satu mall premium di pusat kota Jakarta. Sepanjang perjalanan, KabarOto seakan mendadak menjadi seorang selebritis. Karena, tak henti-hentinya mendapat tatapan kagum dari pengendara lain maupun pejalan kaki yang melihat BMW i8 Coupe Melaju.

Bagian belakang terlihat 'seksi'

Ketika menghadapi kemacetan menujut traffic light, mesin pembakaran otomatis berlaih ke motor listrik. Sehingga saat melaju di kemacetan, dapat berjalan dengan senyap. Hal tersebut tentunya dapat membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien.

Tenaga dari baterai sendiri dapat terisi secara otomatis saat melakukan deselari, atau menginjak pedal rem. Setelah melewati traffic light, tak tampak lagi kemacetan, KabarOto pun penasaran menginjak pedal gas lebih dalam. Saat melakukan akselerasi, terasa ada beberapa saat jeda perpindahan dari motor listrik ke mesin pembakaran.

Namun setelah itu, tak disangka akselerasinya mampu membuat tubuh KabarOto 'tertendang' ke kursi. Sayangnya, keasyikan tersebut tak berlangsung lama. Karena sudah bertemu lagi dengan kemacetan saat menuju pintu masuk mall.

Lanjut Baca lagi