Mesin dan Performa

Untuk menunjang performanya, Hyundai Staria menggendong mesin diesel. Yakni 4 silinder DOHC VGTurbo berkapasitas 2.199 cc, mesin ini sanggup menelurkan tenaga maksimal sebesar 174,5 dk pada 3.800 rpm dan torsi maksimal 430 Nm pada 1.500-2.500 rpm. Transmisinya adalah otomatis dengan 8 percepatan.

Saat KabarOto melakukan kick down, awalnya seperti tertahan sebentar selanjutnya mobil seperti di dorong kuat. Memiliki 3 pilihan mode mengemudi yakni normal, eco dan sport membuat gaya mengendara lebih bervariasi dengan konsumsi bahan bakar dan luapan tenaga mesin yang lebih terjaga.

Untuk menguji konsumsi bahan bakarnya, KabarOto menempuh jarak hingga 215 km dengan rute Jakarta menuju Cigombong (Sukabumi) via Tol Bocimi untuk luar kota, untuk dalam kota menggunakan rute jalan Sudirman pada jam 16.30 dan jalanan padat di Pondok Cabe.

Dari hasil perhitungan KabarOto berdasarkan MID, konsumsi bahan bakar Hyundai Staria untuk luar kota mencetak 19,0 kpl, sedangkan untuk jalur dalam kota mencetak 8,9 kpl. Saat pengujian konsumsi bahan bakar, menggunakan mode ECO dengan bahan bakar Pertamina DEX dan kecepatan di jalan Tol adalah 100 kpj.

Untuk keselamatan, MPV asal Korea Selatan ini memiliki 6 airbags, sabuk pengaman tiga titik di setiap kursi dan sandaran kepala, serta fitur Forward Collision Avoidance Assist (FCA) dan Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (BCA).

Sementara itur keamanan terdiri dari Forward Collision-Avoidance Assist (FCA), Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (BCA)* dan Blind-Spot Collision-Avoidance Warning (BCW), Blind-Spot View Monitor (BVM), Safe Exit Assist (SEA) dan Safe Exit Warning (SEW), Cross-Traffic Collision-Avoidance Assist (RCCA) dan Rear Cross-Traffic Collision Warning (RCCW), Lane Keeping Assist (LKA), Lane Following Assist (LFA), dan Surround View Monitor (SVM).

Menariknya, saat mengaktifkan fitur Lane Following Assist (LFA), menyetir seperti memiliki asisten. Duduk saja mengamati jalanan, jika ada kepadatan lalulintas, akan diberikan warning untuk memegang kembali lingkar kemudinya.

Baca juga: Ini Hasil Uji Tabrak Hyundai Staria Versi ANCAP

Instrumen spidometer mudah dilihat dan berdesain sederhana

Kinerja suspensinya juga cukup mumpuni, sanggup meredam dan mereduksi getaran dari kondisi jalan bergelombang. Namun agak sedikit kaku ketika melewati jalan berlubang, karena profil ban yang digunakan tergolong tipis. Tetapi dengan tapaknya yang lebar, membantu kestabilan kendaraan saat di kecepatan tinggi dan manuver dijalan berbelok.

Mencobanya di lintasan tertutup, kendaraan sanggup dipacu hingga 180 kpj dengan tingkat kestabilan yang baik. Sebenarnya masih bisa lebih lagi, namun mengingat akan keselamatan dan keamanan akhirnya KabarOto tidak memaksakan hingga kecepatan maksimumnya.

Secara keseluruhan, Hyundai Staria hadir sebagai MP Premium dengan desain futuristik dan dimensi yang besar. Kenyamanan selama perjalanan menjadi prioritas kendaraan ini, khususnya untuk individu. Penggunaan mesin diesel turbo, mematahkan keraguan KabarOto akan performanya, mengingat dimensi yang besar dan bobot mencapai 2 ton menjadi alasan keraguan.

Dimensi yang besar menambah aware lebih untuk pengemudinya, gerbang tol harus memperhatikan betul batas ketinggiannya, apalagi parkiran kendaraan di mal juga harus menjadi perhatian. Parkir agak sulit, namun kamera 360 dan mundur, cukup membantu saat memarkirkan kendaraan ini.

Spesifikasi dan data

Properti PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Kendaraan Hyundai Staria Signature 7
Harga Rp 1,028 Miliar
Dimensi Panjang 5.253 mm, lebar 1.997 mm dan tinggi 1.990 mm
Mesin 4 silinder DOHC VGTurbo
Kapasitas 2.199 cc
Transmisi Otomatis, 8 percepatan
Tenaga 174,5 dk @ 3.800 rpm
Torsi 30 Nm @ 1.500-2.500 rpm
Rem ABS, EBD Cakram ventilasi (depan), cakram (belakang)
Suspensi MacPherson (depan), multi link (belakang)
Bahan Bakar Pertamina DEX
Konsumsi BBM 19,0 kpl (Luar Kota/Tol), 8,9 kpl (Dalam Kota)
Jarak Pengujian 635,9 km
Rute Jakarta - BSD City - Parung - Sudirman -Tol Dalam Kota - Tol Jagorawi - Tol Bocimi