Satu saja yang KabarOto merasa jadi kekurangan mobil ini. Yaitu ventilasi AC-nya langsung mengarah ke tubuh pengemudi. Mungkin, bakal masuk angin kalau lama-lama dalam kondisi begitu. Meskipun arahnya bisa disetel, namun terasa kurang optimal, karena bila digeser telalu jauh ventilasinya malah akan tertutup.
Perjalanan yang tadinya menyenangkan karena jalanan lancar, sembari mencoba fitur-fitur canggih Mazda 3 Sedan, menjadi sedikit menjengkelkan, karena tiba-tiba menghadapi kemacetan.
KabarOto pun coba menaikkan volume head unit, yang memutar lagu Jazz kesukaan untuk mengusir rasa bosan. Kebahagiaan kembali muncul, karena ternyata sistem audio Mazda 3 menghasilkan suara yang mantap sekali. Tapi, nanti kabarOto akan mengulas secara terpisah, mengenai keunggulan audio mazda 3 sedan ini.
Keesokan harinya, mobil berwarna merah ini dibawa untuk menuju beberapa acara liputan sebelum kekantor, konsumsi bahan bakarnya terbilang efisien. Berangkat dari Bekasi menuju BSD lalu ke Jakarta Selatan, menempuh jarak lebih dari 50 km, rata-rata konsumsi bahan bakarnya mendekati angka 1:10 kpl.
Angka itu didapat dalam kondisi mengemudi konstan di dalam tol, dengan kecepatan rata-rata 80 kpj. Namun saat KabarOto menggunakan gaya mengemudi stop n go karena menghadapi jalanan padat, dan beberapa kali diselengin akselerasi konsumsi bahan bakarnya berubah menjadi sekitar 1:8 kpl.