
Jalan santai di kecepatan 100 kpj, jarum tachometer hanya berada di kisaran 1.750 rpm. Apabila lebih santai lagi, jalan 80 kpj, jarum hanya menunjukkan angka 1.500 rpm. Menggunakan pola mengemudi tersebut, konsumsi bahan bakarnya bisa sangat irit untuk ukuran minibus menyentuh 12,6 kpl.
Diajak berakselerasi pun, mobil ini tak malu-malu. Spontan ketika injak pedal gas dalam-dalam, dorongan torsi sebesar 420 Nm paling terasa di putaran 2.000-3.000 rpm dan membuat badan sedikit menempel di jok.
Enaknya lagi, dengan torsi sebesar ini, saat di exit tol BSD atau Pondok Aren dengan kondisi jalan memutar dan menanjak tak butuh tenaga ekstra untuk Hiace Premio. Bahkan mesinnya sanggup jalan pada posisi gigi 6 di kecepatan 60 kpj, Mantap!
Sempat mengetes kecepatan, tenaga besar ini bikin spidometer Hiace Premio mudah saja merangkak naik hingga 140 kpj sebelum akhirnya melambat.
Baca Juga: Test Ride Viar Cross X 250 ES - Trail Lokal Rasa Special Engine
Melibas tikungan dengan kecepatan 50 kpj, Hiace Premio minim gejala body roll yang biasa terasa di mobil dengan bodi bongsor. Sistem suspensi MacPherson strut di depan dengan per daun di belakang, cukup baik meminimalisir limbung di kecepatan tinggi, namun tanpa mengorbankan kenyamanan di kecepatan rendah.
Stabilitas ini dibantu ban berukuran 235/65R16 buatan Bridgestone. Serunya lagi, walau bodinya besar, ternyata sistem peredaman terbilang cukup baik. Road noise yang biasa mudah terdengar dari ban dan gesekan jalan, kini minim terdengar.
Hebatnya lagi, desain bodi yang kotak ini ternyata cukup baik aerodinamikanya. Umumnya, pada kendaraan berbodi besar, saat diajak jalan di kecepatan tinggi, sering terdengar suara angin akibat turbulensi di area spion. Namun pada hiace Premio, suara turbulensi angin ini sangat minim terdengar.
Rasanya dengan harga Rp 516 jutaan, pengusaha niaga maupun pemilik pribadi tak akan merasa rugi jika dibandingkan nilai sekaligus fitur yang ditawarkan, cukup menarik!
| Spesifikasi | Keterangan |
| Tipe bodi | Minibus, 12 penumpang |
| Mesin | 1GD-FTV VNT Turbo 2.800 cc |
| Tenaga Maksimum | 154 dk |
| Torsi Maksimum | 420 Nm |
| Transmisi | 6-percepatan Intelligent Manual Transmission (IMT) |
| Suspensi depan/belakang | McPherson per keong/per daun semi eleptic |
| Rem depan/belakang | Piringan (disc brake), ABS |
| Panjang total | 5.915 mm |
| Lebar | 1.950 mm |
| Tinggi | 2.280 mm |
| Jarak sumbu roda | 3.860 mm |
| Total jarak tempuh | 247 km |
| Konsumsi bahan bakar rata-rata | 12,6 kpl |
| Properti | PT Toyota Astra Motor |
| Harga | Rp 516 juta |
| Rute Tes | BSD - Alam Sutera - Bintaro - Gading Serpong - Pamulang |