Selama perjalanan di tol trans jawa pun tak terasa membosankan, karena head unit Innova telah dilengkapi layar monitor sentuh berukuran besar, yang dapat memutar beragam fungsi, termasuk mencolok flash disk untuk memutar musik kegemaran. Pengaturan head unit juga dapat dilakukan melalui setir, karena audio steering switch sudah ada pada varian G.

Tak terasa menjelang sore kami pun keluar exit tol Boyolali Karena kota Yogyakarta tidak dilewati oleh tol Trans Jawa, maka rute inilah yang kami anggap paling dekat. Begitu keluar tol, kami disambut oleh jalan provinsi yang tidak terlalu lebar dan berliku.

Meski dimensinya besar namun tetap lincah

Disini lah kelincahan Toyota Innova diuji. Meski memiliki dimensi yang besar, nyatanya mobil tersebut dapat diajak meliuk di jalan dua jalur berlawanan, untuk mendahului kendaraan di depan yang berjalan lambat dengan mudah.

Baca juga: Sejarah Toyota Kijang Innova Di Indonesia

Setelah melewati kota Klaten, tim KabarOto pun tiba di kota Yogyakarta. Sebelum masuk ke penginapan, kami mengambil beberapa barang bawaan berukuruan besar di bagasi Innova yang cukup lega. Saya pun sempat mengintip konsumsi bahan bakar di MID, dan muncul angka 1:13,82 kpl.

Selama perjalanan, KabarOto menggunakan mode berkendara ECO untuk menjaga asupan komsumsi bahan bakarnya, namun walaupun menggunakan mode ECO luapan tenaga besarnya tetap terasa khususnya saat melibas tanjakan di daerah Semarang.

Namun jika menggunakan mode POWER, terasa lonjakan besar tenaganya. Saat berlari di jalan bebas hambatan sangat terasa sekali dorongan dari tenaga maksimal mesinnya.

Tak salah apabila Toyota Innova bermesin diesel ini sangat memuaskan bagi KabarOto, Kinerja mesin yang impresif, komsumsi bahan bakara yang ekonomis, serta kualitas redaman suspensinya yang cukup nyaman.

Data Spesifikasi

Property PT. Toyota Astra Motor
Harga Rp 339,750 juta (OTR DKI Jakarta)
Dimensi Panjang 4,735 mm, Lebar 1,830 mm, Tinggi 1,795 mm, Jarak Poros Roda 2,750 mm, Jarak Pijak 1,540 mm
Mesin 2 GD FTV Diesel, 4 Silinder DOHC 16 Katup VNTurbo Intercooler Kapasitas 2.393 cc Tenaga 146 dk @ 3.400 rpm Torsi 342 Nm @ 1.200-2.600 rpm
Transmisi Manual 5 percepatan
Kaki-kaki Suspensi depan Double Wishbone with Coil Spring and Stabilizer Suspensi belakang 4 Link with Coil Spring and Lateral Road Rem depan Cakram Berventilasi Rem belakang Tromol Sistem rem tambahan ABS & EBD Ukuran ban 205/65 R16
Komsumsi Bahan Bakar 1:13 kpl (Pertamina DEX)
Rute Bogor - Jakarta - Cikampek - Semarang - Yogyakarta - Ngawi - Surabaya - Malang - Yogyakarta - Jakarta
Jarak Tempuh 1.800 km