Mesin
Begitu mesin dinyalakan, suara langsamnya terdengar kasar. Oh iya, BMW G310R ini menggunakan mesin 1 silinder berkapasitas 313 cc, DOHC, 4 valve, dengan sistem pendingin radiator. Di atas kertas, mesin tersebut sanggup menghasilkan tenaga sebesar 34 dk pada 9.500 rpm dan torsi sebesar 28 Nm yang keluar pada putaran mesin 7.500 rpm.
G310R pun segera dijalankan, pertama kali yang KabarOto lakukan adalah melakukan akselerasi dengan menarik handle gas secara cepat disertai pergantian gigi persneling. Di luar dugaan, meski hanya satu silinder, namun G310R punya tarikan yang sangat responsif. Torsinya pun terasa dari putaran menengah hingga atas.
Khas mesin dengan ukuran bore x stroke, 80 mm x 62,1 mm yang punya karakter naik turun piston lebih cepat. Tarikannya pun punya napas yang sangat panjang. Kalau boleh jujur, selama pemakaian di dalam kota, KabarOto jarang sekali menggunakan gigi paling atas, yakni 6.
Salah satu bagian yang unik adalah knalpotnya. Bila dalam kondisi stationer, suaranya terdengar halus. Namun saat digeber, akan terdengar teriakan khas moge, meskipun dalam volume yang lebih kecil, mengingat kapasitas mesinnya yang tidak terlalu besar.
Menghadapi lalu lintas perkotaan yang macet, G310 masih terasa lincah. Meski punya dimensi panjang 2.005 mm, lebar 820 mm dan tinggi 1.080 mm yang bisa bilang lumayan besar, namun ia tetap mudah dikendalikan bahkan saat menyelip di sela-sela kepadatan lampu merah.
Baca Juga: Modifikasi Kawasaki Ninja ZX-10R 2012 Ala World Superbike