Fitur

Salah satu yang menarik dari G310R adalah, pada saat perpindahan gigi akan muncul shift light, yang membantu perpindahan gigi lebih tepat dan optimal.

Lampu indikator tersebut akan mulai menyala ketika putaran mesin sudah menyentuh kisaran angka 10 ribu. Spidometer ini juga memiliki beragam fitur lain, seperti penggunaan konsumsi bahan bakar, trip meter, suhu mesin, hingga waktu (jam).

Khusus fitur konsumsi bahan bakar, indikator ini akan menyesuaikan dengan gaya berkendara kita. Saat KabarOto membawanya dengan santai, dari sisa 2 strip di indikator level bahan bakar, masih bisa menempuh jarak kurang lebih 100 km.

Namun begitu KabarOto mengubah gaya berkendara dengan lebih agresif, petunjuk tersebut otomatis berubah dengan menyisakan jarak pemakaian hanya 60 km. Bila dirata-rata, konsumsi bahan bakar G310R bisa dibilang cukup efisien, karena hanya menghabiskan 1:22,7 kpl.

Panel indikator dengan beragam fungsi

Begitu sampai daerah Senayan, KabarOto pun segera melakukan makan malam dan diakhiri pulang ke rumah di daerah Bekasi. Keesokan harinya, KabarOto penasaran ingin membawa motor ini dengan jarak yang lebih jauh. Jeep Station Indonesia yang berada di daerah Megamendung, Jawa Barat pun menjadi pilihan utama.

Berangkat dengan melalui rute Kalimalang, lanjut melewati Jalan Raya Bogor, Tajur dan Ciawi pun dilalui tanpa kendala. G310R ini seakan tidak pernah kehabisan tenaga. Posisi riding-nya masih terbilang nyaman untuk melakukan perjalanan jarak sejauh kurang lebih 120 km (pulang-pergi) tersebut.

Tiba di daerah Ciawi, karakter jalan mulai berubah. Dari yang tadinya aspal mulus, mulai banyak ditemui jalan berlubang dengan diameter dan kedalaman yang bervariasi. Asyiknya, suspensi G310R mampu meredam tiap guncangan dengan baik.

Lanjut Baca lagi