
Fitur pada layar LCD yang sepintas mirip dengan smartphone berukuran besar dengan spidometer digital terbilang cukup lengkap untuk sebuah motor di kelasnya. Misalnya saja Bluetooth yang dapat dikoneksikan pada smartphone untuk mengangkat telepon, mengatur shift light, melihat data perjalanan motor, notifikasi peringatan, sampai fitur standar seperti temperatur mesin dan bahan bakar.
Hal yang tak bisa dihindari oleh motor dengan kompresi tinggi (12,6:1) dan kapasitas mesin 250cc ke atas adalah panas yang terasa di bagian kaki hingga paha bawah. Tapi tenang saja, rasanya tak sepanas seperti mengendarai motor 600cc ke atas. Hal tersebut juga diikuti dengan angin dari desisan kipas pendingin yang otomatis bekerja saat mesin mencapai suhu tertentu.
Baca Juga: Test Ride - Kencan Seminggu Dengan Royal Enfield Classic 500
Berbicara sektor mesin, motor ini punya kapasitas 373,2cc yang bisa menyemburkan tenaga sebesar 44dk dengan torsi 35Nm. Meski tenaga di atas kertas tak begitu impresif, namun mesin ini kaya akan torsi. Tak heran jika ketika gas dibuka secara spontan, rasanya seperti mengendarai varian KTM trail, hanya saja bobot motor 139 kg seperti menegur rider, supaya sadar bahwa ini bukan motor grasstrack yang dibuat seringan mungkin.
Diklaim dapat menembus kecepatan maksimal di angka 169 km/jam di brosurnya, namun unit test ride kami rasanya sulit untuk beranjak naik dari angka 150km/jam ketika sesi pengetesan. Namun toh rasanya semua fitur-fitur yang ada di motor ini sudah cukup menghibur, ditambah konsumsi bahan bakar yang tak terlalu boros untuk kapasitas mesin ini, yakni di angka 24,6 km/ liter.
Jadi gimana sobat KabarOto? Rasanya asyik juga buat kalian yang ingin beli entry level dari Super Duke. Simak galeri fotonya di bawah ini.
Spesifikasi KTM 390 Duke |
|
| Mesin |
|
| Dimensi |
|
| Rangka |
|
| Fitur |
|