
Saat menyalakan mesin motor, jangan kaget karena getaran saat awal dan akselerasi terasa signifikan. Memang mesin V-Twin ini punya karakter yang unik dengan getarannya, ada yang suka dan ada yang tidak, tergantung personal.
Belum lagi suara yang ditimbulkan oleh transmisi tipe shaft atau yang kita kenal dengan gardan terdengar lumayan bising, layaknya mengendarai mobil balap dengan sequential shifter ditambah dogbox.
Untuk tinggi test rider Kabaroto yang mencapai 187 cm, motor ini masih terlihat pantas dengan riding position yang tak terlalu pegal, hanya busa jok rasanya agak tipis dan keluhan yang ditimbulkan selama 7 hari riding dengan V9 Bobber ini adalah pergelangan kaki kiri bagian dalam yang pegal. Asyiknya, dengan tinggi tersebut, posisi lutut masih bisa ditekuk tanpa harus terkena cylinder head dan blok yang mencuat keluar.
Baca Juga: Test Ride - Seminggu Kencan Dengan MV Agusta F4R