OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

7 Langkah Tepat Servis Motor Modern Ala Bengkel Resmi

Kipli - 2 jam, 46 menit lalu
OtoTips Tips Motor

KabarOto.com - Performa mesin yang optimal menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kenyamanan dan pengalaman berkendara, tak terkecuali juga untuk para pengguna motor. Demi menjaga performanya tetap prima, para pengguna tentu juga perlu memperhatikan kondisi sejumlah komponen dan sistem penting, seperti halnya sistem kerja mesin pada motor.

Perawatan secara berkala terhadap mesin tentunya dapat membantu menjaga kinerja sekaligus mengidentifikasi komponen yang perlu diperiksa atau disetel ulang sejak dini. Oleh karena itu, para pengguna pun tentunya perlu memahami beberapa langkah pemeriksaan sederhana yang dapat dilakukan sesuai panduan perawatan kendaraan dan rekomendasi bengkel resmi.

“Performa mesin yang optimal tentunya tidak hanya ditentukan oleh kualitas teknologi yang digunakan, tetapi juga perlu didukung oleh kesadaran pengendara dalam melakukan perawatan secara berkala. Melalui pemeriksaan komponen penunjang mesin, seperti saluran bahan bakar, busi, hingga sistem pembuangan, pengguna dapat membantu menjaga kinerja motor agar tetap optimal sekaligus mengidentifikasi potensi kendala sejak dini,” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg

Mesin pada sepeda motor terdiri dari berbagai komponen yang saling terintegrasi satu sama lain, di mana setiap komponen tentunya memiliki peran penting demi menjaga agar kinerja mesin tetap berjalan optimal. Berikut ini beberapa tips yang bisa diikuti untuk menjaga performa mesin:

Baca Juga: Tips Cara Mencuci Mobil Versi Bengkel Resmi, Begini Langkahnya

1. Saluran Bahan Bakar

Berfungsi sebagai jalur distribusi BBM (bahan bakar minyak) Saluran Bahan Bakar punya tugas amat penting bagi mesin. Kondisi saluran yang baik diperlukan untuk menjaga proses distribusi BBM tetap lancar. Periksa selalu kondisi saluran bahan bakar secara berkala, terutama untuk memastikan tidak terdapat retakan atau kebocoran. Gunakan Carbon Cleaner untuk membersihkan endapan karbon.

2. Saringan Bahan Bakar

Saringan bahan bakar memiliki fungsi utama untuk memfiltrasi endapan kotoran (sludge) yang terdapat dalam tangki, agar bahan bakar yang dialirkan menuju ruang pembakaran tetap bersih. Oleh karena itu, kondisi saringan bahan bakar perlu diperhatikan secara berkala demi mencegah potensi gangguan akibat penumpukan kotoran.

3. Busi

Busi merupakan salah satu komponen penting dalam proses pembakaran karena berfungsi menghasilkan percikan api untuk membakar campuran udara dan BBM di dalam ruang bakar. Perawatan busi dapat dilakukan dengan memeriksa kondisinya secara berkala dan membersihkannya sesuai prosedur. Pemeriksaan dan penggantian busi perlu dilakukan sesuai jadwal perawatan berkala yang tertera pada buku panduan servis.

4. Katup

Katup berperan dalam mengatur masuknya campuran udara dan bahan bakar serta keluarnya gas sisa pembakaran dari ruang bakar. Oleh sebab itu, celah katup perlu dijaga agar sesuai dengan spesifikasi mesin. Pemeriksaan celah katup sebaiknya dilakukan mengikuti jadwal perawatan berkala. Apabila ditemukan celah katup diluar spesifikasi, para pengguna disarankan untuk lakukan penyetelan ulang agar mekanisme kerja katup tetap optimal.

5. Sistem Fuel Injection

Sistem fuel injection berperan dalam mengatur suplai BBM ke mesin sesuai kebutuhan operasional. Sistem ini mendukung proses pembakaran agar dapat berlangsung secara efisien. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah putaran mesin saat sepeda motor berada pada kondisi menyala. Apabila putaran mesin terasa di luar kondisi normal, pengguna disarankan lakukan servis ke bengkel resmi dan gunakan juga Injector Cleaner untuk membersihkan sisa pembakaran yang menumpuk di injector.

Baca Juga: Penyakit Kampas Kopling Motor Bisa Bikin Akselerasi Loyo, Begini Cara Merawatnya

6. Sistem Pembuangan

Sistem pembuangan berfungsi menyalurkan gas sisa pembakaran dari mesin ke luar kendaraan. Kondisi sistem pembuangan yang baik diperlukan untuk mendukung kinerja mesin. Oleh karena itu, lakukan pemeriksaan berkala untuk memastikan tidak terdapat kebocoran pada sambungan maupun bagian sistem pembuangan. Pastikan baut dan sambungan terpasang dengan baik, serta lakukan pengencangan sesuai spesifikasi jika ditemukan komponen yang longgar.

7. Rutin Lakukan Penggantian Oli Mesin & Oli Transmisi

Hal terakhir yang sangat penting untuk menjaga keandalan performa tentu saja terletak pada kesadaran pengguna untuk lakukan penggantian oli mesin & oli transmisi. Pemakaian motor secara rutin tentunya akan menurunkan kualitas viskositas oli. Maka dari itu, para pengguna pun juga diwajibkan untuk melakukan perawatan oli, khususnya saat jarak tempuh sudah lebih dari 3000 KM, agar mesin dapat menghasilkan performa yang optimal.

Baca Artikel Asli