KabarOto.com - Bicara soal perawatan sepeda motor, banyak pengendara berfokus pada mesin, oli, rem, dan aki. Padahal, ban merupakan salah satu komponen penting yang berperan langsung dalam menjaga stabilitas, daya cengkeram, kenyamanan, dan keselamatan berkendara.
Kondisi ban yang prima membantu sepeda motor bermanuver dengan baik serta menjaga kendali kendaraan, terutama saat melintasi jalan basah atau menghadapi perubahan kondisi permukaan jalan.
Karena memiliki peran penting dalam keselamatan berkendara, pengendara untuk melakukan pemeriksaan ban secara rutin dan memastikan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan.
Baca Juga: Tips Cara Mencuci Mobil Versi Bengkel Resmi, Begini Langkahnya
Daftar Isi
Faktor Ban Tak Laik Pakai
Daftar Isi
"Pengendara juga perlu mengenali tanda-tanda ban mulai bermasalah, seperti alur ban yang menipis, munculnya retakan atau benjolan, benda tajam yang menancap, tekanan angin yang sering berkurang, hingga keausan yang tidak merata," ujar Jamroni selaku Training Facilitator.
Usia ban bisa dilihat dari tahun pembuatan ban dan intensitas pemakaian juga perlu menjadi perhatian, terutama jika sepeda motor sering digunakan untuk perjalanan jauh atau membawa beban berat.
“Pemeriksaan kondisi ban sebaiknya menjadi kebiasaan sebelum berkendara. Ban yang kondisinya baik dan memiliki tekanan angin sesuai rekomendasi akan membantu menjaga kestabilan serta daya cengkeram sepeda motor. Karena itu, jangan menunggu sampai ban mengalami kerusakan atau terasa tidak nyaman saat digunakan untuk melakukan pemeriksaan,” ujar Jamroni, Training Facilitator.
Baca Juga: Tips Jaga Kondisi Mobil Saat Musim Pancaroba Agar Tetap Prima
Kiat Jaga Performa Ban
Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kondisi ban tetap optimal. Pertama, periksa tekanan angin secara rutin ketika ban dalam kondisi dingin dan sesuaikan dengan rekomendasi pada buku pedoman pemilik kendaraan.
"Kedua, lakukan pemeriksaan visual untuk memastikan tidak ada paku, retakan, benjolan, atau kerusakan lainnya. Ketiga, perhatikan tingkat keausan ban dan segera lakukan penggantian apabila sudah mencapai batas yang ditentukan. Ban dengan alur yang menipis dapat mengurangi daya cengkeram, terutama ketika melintasi jalan basah," sambungnya.
Selain pemeriksaan rutin, pengendara perlu menghindari membawa beban melebihi kapasitas yang dianjurkan karena dapat mempengaruhi kinerja ban dan kestabilan sepeda motor. Pemilihan ban juga tidak boleh dilakukan sembarangan. Pastikan ukuran dan jenis ban sesuai dengan spesifikasi kendaraan agar performa serta pengendalian tetap terjaga.
Ban mungkin terlihat sederhana, tetapi kondisinya memiliki pengaruh besar terhadap keamanan perjalanan. Oleh karena itu, jadikan pemeriksaan tekanan angin, permukaan, tingkat keausan, dan kesesuaian spesifikasi ban sebagai bagian dari kebiasaan sebelum berkendara.
