KabarOto.com - Perkembangan teknologi robotika kini mulai membuka ruang interaksi yang lebih luas, termasuk di lingkungan pendidikan tinggi. Melihat peluang tersebut, AiMOGA Robotics, perusahaan robotika di bawah Chery Group, mulai menjajaki potensi kolaborasi dengan perguruan tinggi di Indonesia.
Lewat forum diskusi Indonesia-China bertajuk "Indonesia-China Education-Industry Collaboration Summit 2026", di Grha Diktisaintek, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Jakarta, Kamis (10/09/2026).
Baca Juga: Robot Humanoid AiMOGA Sambut Pengunjung Booth Jaecoo di IIMS 2026
Melalui kehadiran Argos, AiMOGA ingin memperkenalkan lebih dekat konsep embodied intelligence, yakni pengembangan kecerdasan buatan yang memungkinkan robot berinteraksi dengan lingkungan, memahami instruksi, serta merespons melalui tindakan fisik.
Teknologi ini dinilai memiliki ruang pengembangan yang cukup luas, tidak hanya untuk kebutuhan industri, tetapi juga pendidikan, penelitian, dan pengembangan talenta di bidang robotika maupun kecerdasan buatan.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa dan perwakilan perguruan tinggi dapat berinteraksi langsung dengan Argos. Robot berkaki empat ini memperlihatkan kemampuannya merespons perintah suara serta mengikuti pengguna secara otonom.
Yuri Yin, Direktur AiMOGA Indonesia, menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memperkenalkan sekaligus mengembangkan teknologi robotika secara berkelanjutan.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam perkembangan embodied intelligence, bukan hanya sebagai tempat teknologi diperkenalkan, tetapi juga sebagai ruang untuk riset, pengembangan talenta, dan eksplorasi penerapannya.
"Melalui forum ini, kami ingin membuka lebih banyak ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi di Indonesia agar mahasiswa dan akademisi dapat mengenal, mempelajari, dan mengeksplorasi teknologi ini secara langsung," ujar Yuri Yin.
Menurutnya, interaksi langsung dengan teknologi menjadi bagian penting agar mahasiswa dan akademisi dapat memahami potensi maupun tantangan pengembangan robotika dalam berbagai kebutuhan nyata.
Peluang Kolaborasi Pendidikan dan Riset
AiMOGA juga membuka kemungkinan kerja sama dengan perguruan tinggi dalam berbagai bidang. Bentuknya dapat mencakup pengenalan teknologi, kegiatan pendidikan, kolaborasi riset, hingga pengembangan talenta yang berkaitan dengan robotika dan kecerdasan buatan.
"AiMOGA terbuka untuk menjajaki berbagai bentuk kolaborasi dengan perguruan tinggi di Indonesia, mulai dari kegiatan pendidikan dan pengenalan teknologi, kolaborasi riset, hingga pengembangan talenta di bidang robotika dan kecerdasan buatan. Kami juga melihat peluang untuk bersama-sama mengeksplorasi bagaimana embodied intelligence dapat diterapkan dalam berbagai skenario nyata," tambah Yuri.
Forum tersebut dihadiri sekitar 200 perwakilan dari hampir 100 perguruan tinggi Indonesia serta lebih dari 20 perusahaan asal Tiongkok. Agenda ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama Indonesia dan Tiongkok di bidang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi.
Argos, Robot Berkaki Empat AiMOGA
Baca Juga: Chery Perkenalakan Robot Humanoid Bernama AiMOGA Bisa Layani Pemesanan Test Drive
Argos merupakan robot quadruped yang dikembangkan AiMOGA dengan kemampuan mengikuti pengguna secara otonom dan merespons perintah suara. Kehadirannya dalam forum ini menjadi contoh bagaimana teknologi embodied intelligence dapat diperkenalkan melalui pengalaman langsung.