KabarOto.com - GAC Wind Tunnel Laboratory milik GAC Group diklaim jadi terowongan angin pertama milik pabrikan otomotif Tiongkok yang memenuhi standar persyarat pengujian berdasarkan Regulation (EU) 2023/443. Sertifikasi ini mencakup evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas, peralatan, kapabilitas teknis, hingga sistem manajemen kualitas laboratorium.
Kualifikasi ini memberi kewenangan bagi GAC untuk melakukan pengukuran road load, yang mencakup hambatan aerodinamika, hambatan gulir, dan sistem penggerak secara mandiri menggunakan metode pengujian terowongan angin.
Baca Juga: Mobil Dalam Kondisi Darurat? Ikuti Langkah Ini Supaya Tidak Panik
Uji Coba Aerodinamika
Data dari witness testing tersebut dapat langsung digunakan untuk pengajuan EU type approval guna memasarkan linimasa kendaraan global mereka, seperti GAC Trumpchi, GAC Aion, dan GAC Hyptec di pasar Eropa.
Fasilitas GAC Wind Tunnel Laboratory yang dibangun selama delapan tahun di atas lahan seluas 4.500 meter persegi ini mengintegrasikan pengujian aerodinamika, aeroakustik, dan termodinamika secara terpadu.
Terowongan angin skala penuh ini dilengkapi sistem kipas berdiameter 8,5 meter yang mampu menghasilkan kecepatan udara hingga 200±0,5 km/jam, force balance dengan resolusi tinggi ±0,05 N, serta 48-inch all-wheel-drive dual-motor chassis dynamometer.
Baca Juga: Mazda Angkat Bicara Perkembangan Mobil Listrik di Jawa Barat
Tipe Uji Coba
Sejak beroperasi pada Mei 2024, fasilitas ini telah menguji berbagai kendaraan produksi dan pengembangan seperti Aion i60, Aion N60, Hyptec HL, Hyptec A800, serta Hyptec S600. Pengujian aerodinamika di lingkungan tertutup dan terkontrol ini sangat krusial bagi kendaraan listrik; data GAC menunjukkan bahwa setiap penurunan 0,01 pada koefisien hambatan udara (drag coefficient) berpotensi meningkatkan jarak tempuh kendaraan sebesar 5 hingga 10 km.
Prosedur Worldwide Harmonized Light Vehicles Test Procedure (WLTP) ini menjadi tolok ukur standar Uni Eropa untuk mengukur emisi, konsumsi energi, dan efisiensi jarak tempuh. Pengukuran road load yang lebih presisi memungkinkan tim R&D GAC mengoptimalkan desain serta performa kendaraan guna menghasilkan efisiensi energi, kenyamanan, dan kualitas berkendara yang lebih tinggi bagi konsumen global.

