GAC Indonesia Batal Luncurkan E9 & Emzoom di GIIAS 2026, Ternyata Ini Penyebabnya

Pradia Eggi
Pradia Eggi
Jumat, 19 Juni 2026
GAC Indonesia Batal Luncurkan E9 & Emzoom di GIIAS 2026, Ternyata Ini Penyebabnya

Mendadak Ditunda! GAC Indonesia Urungkan Peluncuran E9 dan M-Zoom. (Foto: GAC)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Menjelang bergulirnya ajang GIIAS 2026 pada 30 Juli - 9 Agustus 2026, biasanya pabrikan otomotif memanfaatkan ajang tersebut sebagai momentum untuk meluncurkan mobil terbaru. Namun GAC Indonesia justru mengambil langkah berbeda.

GAC Indonesia mengonfirmasi bahwa pabrikan asal Tiongkok ini menunda peluncuran dua model terbaru yang sebelumnya direncanakan meluncur di ajang GIIAS 2026.

Bukan Cuma BBM, Kurs Rupiah Jadi Alasan GAC Indonesia Tahan Peluncuran

Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap kondisi ekonomi yang dinilai belum stabil, termasuk kenaikan harga bahan bakar dan fluktuasi nilai tukar.

Untuk acara GIIAS Aion ini, saya menunda peluncuran kendaraan E9 dan Emzoom, Emzoom itu teknologi mesinnya adalah ICE 1500 Turbo. Dengan fenomena yang sekarang lagi marak, setelah harga pertama naik, demonstrasi di mana-mana, saya melihat bahwa ini bukan saat yang tepat untuk melahirkan kendaraan tersebut. Dan kita bisa melihat kurs exchange rate sekarang naik, dolar naik, yuan naik,

ungkap CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, saat ditemui KabarOto di Jakarta, Jumat (19/6/2026).
GAC Emzoom peluncurannya ditunda

Baca Juga: Hyundai Kona Terbaru Banyak Berubah, Gak Pakai Desain Lama

Selain faktor harga bahan bakar, Andry juga menyoroti tekanan dari sisi ekonomi makro. Nilai tukar yang terus meningkat, baik dolar maupun yuan, dinilai akan berdampak langsung terhadap harga jual kendaraan jika tetap dipaksakan meluncur dalam waktu dekat.

Kalau saya luncurkan saat ini, tentunya harganya menjadi tidak terlalu ekonomis. Lebih baik saya menunda sampai situasi stabil kembali,

tambahnya saat diwawancarai KabarOto.

Peluncuran GAC E9 dan Emzoom Tunggu Kondisi Ideal

Tak hanya Emzoom, GAC E9 yang mengusung teknologi plug-in hybrid (PHEV) juga ikut ditunda. Meski lebih efisien, kendaraan PHEV tetap menggunakan bahan bakar fosil, sehingga dinilai belum sejalan dengan kondisi pasar saat ini.

Kenapa E9 juga ditunda? Karena PHEV tetap menggunakan bahan bakar fosil. Oleh karena itu, GAC menunda peluncuran segala kendaraan yang berbahan bakar fosil sampai situasi kembali normal,

ungkap Andry kepada KabarOto.
GAC E9 disebut MPV penantang Toyota Alphard.

Meski demikian, ia memastikan bahwa kedua model tersebut sebenarnya sudah siap untuk diluncurkan. GAC Aion Indonesia hanya menunggu momentum yang lebih tepat agar produk dapat diterima pasar dengan harga yang kompetitif.

Andry menegaskan bahwa peluncuran kedua model tersebut tidak akan terlambat karena kendaraan sudah dalam kondisi siap dan hanya menunggu situasi yang lebih kondusif.

Baca Juga: Honda Prelude Limited Edition 2027 Diluncurkan, Ada yang Berbeda Tapi Bukan Mesinnya

Ia juga berharap kondisi saat ini tidak berlangsung lama, sehingga harga BBM bisa kembali terkendali, nilai tukar stabil, dan ekonomi membaik agar peluncuran tetap dapat dilakukan tahun ini.

Walau tanpa peluncuran produk baru, GAC Aion tetap memastikan akan hadir di GIIAS 2026 dengan sejumlah pengumuman penting lainnya.

Produk baru memang belum ada, tapi tetap akan ada yang kita umumkan di GIIAS nanti,

tutup Andry.

Tags:

#GAC Emzoom #GAC E9 #GAC Indonesia

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan