OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Apa Saja Kerugian yang Didapat Ketika Mobil Bekas Kena Banjir?

Kipli - Jumat, 27 Maret 2026
OtoTips Tips Mobil

KabarOto.com - Banjir sempat menggenangi beberapa wilayah di Indonesia akibat intensitas hujan yang sangat tinggi beberapa waktu ini. Mobil terendam banjir berisiko mengalami banyak kerusakan. Bukan tidak mungkin, pemilik mobil harus mengeluarkan biaya lebih banyak untuk melakukan perbaikan mobil.

Tekanan air saat mobil melewati genangan air yang tinggi dan membawa endapan kotoran juga tidak bisa dianggap remeh. "Karena sanggup merusak komponen mobil dalam jangka waktu panjang kalau diabaikan,” ungkap Nur Imansyah Tara, Aftersales Business Division Head Auto2000.

Bukan hanya itu, mobil yang terendam banjir akan susah untuk dijual kembali.

Baca Juga: Pertolongan Pertama Motor Setelah Terabas Banjir, Begini Caranya

Air banjir bisa masuk ke dalam kabin melalui lubang di bawah dek atau melalui celah pintu yang karetnya mulai getas. Jangan lupa, tekanan air banjir sangat kuat sehingga dapat masuk lewat celah sangat kecil. "Masalahnya, air bekas banjir pasti kotor dan bau. Akibatnya bau tidak sedap akibat banjir tersebut menetap di dalam mobil dan membuat perjalanan terasa tidak nyaman," katanya.

Bagian kelistrikan mobil sangat rentan saat mobil terendam banjir, apalagi dalam waktu yang lama dan tidak terdeteksi. Ketika mobil terendam atau melewati jalan banjir, sistem kelistrikan masih berfungsi dengan baik. Namun seiring waktu, air bisa masuk ke dalam celah sambungan kabel atau konektor kelistrikan dan membuatnya rusak. Sangat berbahaya jika air kotor berhasil menjangkau area sensitif seperti ECU atau sekering.

Mencuci mobil setelah terkena hujan atau banjir berguna untuk membersihkan bodi mobil dari kotoran yang dapat memicu karat. Khususnya yang patut diwaspadai adalah kolong mobil dan area sepatbor. Termasuk celah antar panel bodi mobil sebagai tempat bersembunyinya air kotor yang dapat membuat bodi mobil berkarat.

Baca Juga: Cara Aman Melewati Banjir Tanpa Merusak Kendaraan

"Rem mobil sangat rentan rusak akibat banjir karena bersentuhan langsung dengan air yang mengandung endapan lumpur. Karat yang menyerang komponen mekanikal rem seperti cakram atau teromol rem bisa membuat rem mobil berderit bahkan mengalami gagal bekerja kalau semakin parah. Air yang menyelinap ke dalam reservoir cairan rem juga mampu merusak kinerja rem mobil," bebernya.

Walaupun mesin mobil tetap dapat beroperasi normal setelah terkena banjir, bukan berarti tidak ada potensi masalah. Air tetap sanggup masuk ke dalam ruang mesin dan bercampur dengan oli mesin. Prosesnya bisa berlangsung cepat atau lama, tergantung volume air yang berhasil masuk. "Periksa kondisi oli mesin lewat dipstick setelah mobil terendam banjir. Segera kuras oli mesin ketika warnanya berubah menjadi coklat susu," tutupnya.

Baca Artikel Asli