KabarOto.com - Nissan mengumumkan penarikan kembali (recall) untuk sekitar 3.788 unit Leaf model tahun 2026 di Amerika Serikat. Ini dilakukan setelah ditemukan potensi masalah, pada sistem sabuk pengaman belakang yang bisa pengaruhi keselamatan, khususnya bagi anak-anak yang menggunakan kursi bayi.
Berdasarkan dokumen yang diajukan kepada National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), masalah terletak pada mekanisme automatic locking retractor (ALR) di sabuk pengaman belakang bagian luar. Komponen ini berfungsi untuk mengunci sabuk pengaman agar kursi anak dapat terpasang dengan aman.
Baca Juga : Yamaha MX King 155 Terbaru Meluncur, Andalkan Fitur Traction Control
Namun, Nissan menemukan bahwa mekanisme tersebut dapat tidak aktif pada kondisi tertentu. Jika hal itu terjadi, kursi bayi atau kursi anak tidak akan terikat dengan sempurna, sehingga berpotensi meningkatkan risiko cedera saat terjadi kecelakaan.

Temuan ini pertama kali mencuat setelah pengujian yang dilakukan Consumer Reports terhadap Nissan Leaf generasi terbaru. Setelah menerima laporan tersebut, Nissan langsung melakukan investigasi dan mengidentifikasi adanya potensi cacat pada komponen sabuk pengaman belakang.
Pabrikan asal Jepang tersebut menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ada laporan kecelakaan maupun korban jiwa yang berkaitan dengan masalah tersebut. Meski begitu, perusahaan tetap memutuskan untuk melakukan recall sebagai langkah pencegahan.
Baca Juga : Kia Seltos Terbaru, SUV yang Dirancang Ulang Secara Menyeluruh
Dealer Nissan nantinya akan mengganti seluruh unit sabuk pengaman belakang yang terdampak tanpa memungut biaya. Surat pemberitahuan kepada pemilik kendaraan mulai dikirim pada 17 Juli 2026, sementara solusi permanen diperkirakan tersedia pada musim dingin tahun ini, atau menjelang akhir tahun.
Sebagai informasi, Nissan Leaf generasi terbaru resmi diperkenalkan pada pertengahan 2025 dengan perubahan besar. Termasuk desain bergaya crossover dan peningkatan jarak tempuh yang lebih jauh dibandingkan pendahulunya.

