KabarOto.com - Musim Libur sekolah menjadi momen yang banyak dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian bersama keluarga menggunakan kendaraan pribadi. Agar perjalanan tetap aman dan nyaman, kondisi mobil perlu dipastikan dalam keadaan prima sebelum digunakan.
Selain melakukan servis berkala, pemilik kendaraan juga dapat melakukan pemeriksaan sederhana secara mandiri. Langkah ini dinilai efektif untuk mendeteksi potensi gangguan lebih awal sekaligus menjaga performa kendaraan selama digunakan.
Ibnu Fajar dari Berkah Jaya Motor BSD bilang, perawatan dasar tidak selalu harus dilakukan oleh mekanik. Menurutnya, beberapa pemeriksaan ringan justru bisa dilakukan sendiri oleh pemilik kendaraan tanpa memerlukan peralatan khusus.
Pemilik mobil sebenarnya bisa melakukan pemeriksaan dasar sebelum berkendara. Cara ini sederhana, tetapi cukup efektif untuk mengetahui kondisi kendaraan sekaligus mengurangi risiko munculnya masalah saat perjalanan,
katanya.
Baca juga:
Mobil FWD Enggak Harus Serba Diskriminasi, Ini Kata Rifat Sungkar
Kelistrikan dan Cairan
Saat kunci kontak berada pada posisi ON, seluruh lampu indikator akan menyala sebagai bagian dari proses pengecekan sistem kendaraan. Setelah mesin hidup, sebagian besar lampu tersebut seharusnya padam.
Apabila terdapat indikator yang tetap menyala, jangan langsung diabaikan. Kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya gangguan pada salah satu sistem kendaraan sehingga perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Jika mesin sulit dihidupkan, hindari mencoba menyalakan mesin secara berulang dalam waktu singkat. Masalah tersebut dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi aki, sistem pengapian, hingga suplai bahan bakar. Memaksakan starter terus-menerus justru dapat membebani sistem kelistrikan dan komponen elektronik kendaraan.
Pemeriksaan berikutnya adalah memastikan tidak terdapat kebocoran cairan di area mesin maupun di bawah kendaraan. Pemilik mobil juga dapat memeriksa volume serta kondisi oli mesin menggunakan dipstick. Apabila volume oli berada di bawah batas minimum atau warnanya berubah tidak normal, sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,
ujarnya.
Selain oli mesin, cairan pembersih kaca (washer fluid) juga perlu dipastikan selalu tersedia agar pandangan pengemudi tetap optimal, terutama ketika hujan.
Baca Juga: Rifat Sungkar Bicara Modifikasi yang Tak Gugurkan Garansi Pabrik
Kaki-kaki
Ban menjadi komponen yang berperan penting dalam menjaga keselamatan berkendara. Karena itu, tekanan angin, ketebalan tapak, hingga pola keausan ban perlu diperhatikan secara berkala.
Keausan ban yang tidak merata dapat mengindikasikan adanya masalah pada sistem suspensi maupun keselarasan roda. Sementara itu, apabila terdengar bunyi tidak normal saat melintasi jalan bergelombang, pemeriksaan pada komponen seperti tie rod, ball joint, maupun sokbreker sebaiknya segera dilakukan.
Membiarkan tangki bahan bakar berada pada kondisi hampir kosong dalam waktu lama berpotensi memicu terbentuknya kondensasi di dalam tangki. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko korosi serta mengganggu sistem bahan bakar. Oleh sebab itu, pemilik kendaraan disarankan menjaga volume bahan bakar tetap mencukupi, terutama apabila mobil akan digunakan untuk perjalanan jauh atau disimpan selama beberapa hari,
pungkasnya.

