KabarOto.com - Di tengah tren kenaikan harga bahan bakar non-subsidi, BAIC BJ30 Hybrid menegaskan posisinya sebagai SUV yang tidak hanya mengandalkan performa, tetapi juga efisiensi biaya operasional jangka panjang.
Dengan konsumsi bahan bakar yang lebih hemat dibandingkan SUV konvensional, model ini menjadi salah satu opsi menarik di segmen SUV modern yang semakin kompetitif.
Efisiensi Tinggi di Kelas SUV
BAIC mencatat BJ30 Hybrid mampu menempuh hingga 15,5 kpl berdasarkan hasil pengujian resmi. Angka ini tergolong impresif untuk SUV berukuran besar dengan performa tinggi.
Selain itu, sistem hybrid memungkinkan kendaraan tetap optimal tanpa ketergantungan pada charging eksternal, menjadikannya praktis untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.
Baca Juga: BAIC BJ30 Hybrid FWD Tembus 1.032 Km Sekali Isi Bensin, Terbukti Efisien Lewati Rute Ekstrem!
Bahkan KabarOto pernah menguji BAIC BJ30 Hybrid dengan rute jarak jauh dan menghasilkan konsumsi BBM yang amat eifisien di 19,6 kpl.
Dengan teknologi hybrid yang cerdas, kami ingin membantu masyarakat menikmati mobilitas yang lebih hemat tanpa harus mengubah gaya hidup dan kebiasaan berkendara mereka. Kami juga meyakini bahwa BAIC BJ30 Hybrid merupakan sebuah all-around SUV yang sangat ideal untuk menjadi mobil pertama untuk dapat menjawab kebutuhan konsumen Indonesia,
ujar Dhani Yahya Chief Operating Officer BAIC Indonesia dalam keterangan resminya kepada KabarOto.com.
Kenyamanan dan Teknologi Modern
Selain efisiensi, BJ30 Hybrid juga dibekali fitur keselamatan aktif seperti Advanced Driver Assistance System (ADAS), serta interior modern dengan layar infotainment besar dan responsif.
Suspensi yang telah dikalibrasi ulang juga memberikan keseimbangan antara kenyamanan di perkotaan dan stabilitas di jalur luar kota.
Desain eksteriornya dibuat gagah namun tetap modern, mencerminkan karakter SUV yang tidak hanya fungsional tetapi juga representatif.
Baca Juga: BAIC BJ30 Hybrid Tetap Hemat di Tengah Kenaikan Harga BBM, Ini Alasannya
Komitmen BAIC terhadap Transisi Energi
BAIC menegaskan bahwa BJ30 Hybrid merupakan bagian dari langkah menuju mobilitas rendah emisi, tanpa mengorbankan kemudahan penggunaan bahan bakar konvensional.
Kendaraan ini diposisikan sebagai jembatan menuju era elektrifikasi, di mana konsumen masih bisa menikmati fleksibilitas BBM tanpa bergantung pada infrastruktur charging.
Teknologi hybrid yang kami usung memungkinkan pengguna menikmati efisiensi bahan bakar yang optimal tanpa perlu khawatir terhadap ketersediaan infrastruktur pengisian daya listrik, karena sistem hybrid bekerja secara otomatis dan praktis,
jelas Dhani.
Simulasi Biaya BBM Bulanan
Dengan jarak tempuh 1.500 km per bulan, berikut perbandingan biaya operasional berdasarkan harga BBM per Juni 2026 (Pertamina).
| Jenis Kendaraan / Bahan Bakar | Harga per Liter | Konsumsi BBM | Total Biaya (1.500 km) |
|---|---|---|---|
| BAIC BJ30 Hybrid / Pertamax | Rp 12.300 | 15,5 km/l | Rp 1.190.322 |
| SUV Bensin / Pertamax Turbo | Rp 20.750 | 10 km/l | Rp 3.112.500 |
| SUV Diesel / Dexlite | Rp 23.000 | 12 km/l | Rp 2.875.000 |
| SUV Diesel / Pertamina Dex | Rp 24.800 | 12 km/l | Rp 3.100.000 |
Dengan simulasi tersebut, pengguna BJ30 Hybrid berpotensi menghemat lebih dari Rp 1,7 juta hingga Rp 2 juta per bulan dibandingkan SUV konvensional. Dalam setahun, penghematan bisa mencapai lebih dari Rp 20 juta.
Baca Juga: BAIC BJ30 Hybrid FWD: 5 Hal Penting yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli