KabarOto.com - Vespa merupakan skuter klasik buatan Italia yang tidak diproduksi lagi. Namun motor ini selalu menjadi incaran para pencintanya. Tak hanya generasi 1980 dan 1990-an, motor ini juga sudah menjamur ke generasi muda zaman now.

Perawatannya pun tak sembarangan, bahkan spare part Vespa lawas ini harganya cukup mahal. Terlebih untuk part racing & aftermarket.
"Skuter Vespa klasik itu barang-barangnya lumayan mahal kalau yang branded & aftermarket. Misalnya suka ada modifikasi persneling, yang tadinya hanya 3 jadi 4 percepatan, itu harganya bisa mencapai Rp 20 juta untuk ganti saja, belum lagi kalau modifikasinya quick shifter atau air shifter pasti lebih mahal," kata Heri Sonata dari VBSD, Cilenggang, Tangerang Selatan saat ditemui KabarOto di bengkelnya.
Baca Juga: Nanan Soekarna; "Indonesia Harus Jadi Tuan Rumah Vespa World Days 2020"
Heri juga menambahkan, jika ingin mengubah Vespa tahun tua menjadi Vespa balap, biaya yang dikeluarkan bisa sampai ratusan juta. Apalagi menurutnya jika ingin yang barangnya serba racing kit dari produk ternama, seperti Pinasco, Polini, dan merek lainnya.
"Untuk memodifikasi sebuah Vespa biasa menjadi balap yang benar-benar kencang dan tinggal gas, harganya bisa Rp 100 juta lebih," ujar pria yang akrab disapa Koco itu. Koco pun tak merasa kesulitan untuk mendapatkan spare part.
"Kebetulan di Jabodetabek serba ada, zaman dulu Indonesia juga jadi produsen Vespa, termasuk ada Vespa India, Vespa Kongo dari Jerman, Vespa Douglas dari Inggris. Dan di Indonesia tuh banyak barang-barangnya, cuma mahal," paparnya lagi.

Menurutnya jika harga spare part Vespa mahal itu wajar, karena motor Vespa modern lebih mahal dari motor bebek atau skutik bongsor saat ini sedang ngetren.
"Vespa memang lebih mahal, otomatis spare part lebih mahal juga, tapi kita hidup di Indonesia yang orang-orangnya kreatif, jadi kalau barang bisa di-custom 99% mirip dengan aslinya, kenapa harus beli mahal," tuturnya.