KabarOto.com - Momen Lebaran 2026 terasa semakin dekat, Sobat tentunya sudah mulai menyusun rencana bepergian, apakah itu mudik untuk silaturahmi ke orang tua, sanak saudara, ataupun hanya mengisi waktu liburan saja.
Mobilitas di momen mudik dan libur Lebaran menjadi cukup tinggi, pastinya memerlukan mobil yang dapat diandalkan untuk bisa menemani saat silaturahmi bersama keluarga tanpa kendala.
Layanan jual-beli mobil bekas (mobkas) marak dijumpai di internet. Penting sekali memastikan bahwa platform jual-beli mobkas yang dipilih adalah yang terpercaya dan aman.
"Selain itu, pastikan juga pihak penjual mau bertemu langsung dengan pembelli untuk transaksi lebih lanjut. Apapun alasannya, hindari membayar down payment (DP) jika belum ada kesepakatan langsung yang jelas," kata Julius selaku salah satu pemilik showroom mobkas di kawasan Gading Serpong, Tangerang.
Baca Juga: Bagaimana Cara Merawat Kompon Ban Agar Awet untuk Mobil

Ia juga bilang, pastikan surat-surat resmi kendaraan dalam kondisi lengkap dan tidak ada masalah. Utamanya adalah STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) dan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor). Pastikan nomor rangka dan nomor mesin di kedua dokumen tersebut sama dengan di kendaraan.
Merupakan nilai tambah jika ternyata mobkas incaran menjalani perawatan rutin di bengkel resmi. Riwayat perawatannya dapat terdeteksi dan lebih terjamin.
"Perhatikan apakah ada perbedaan warna cat antar panel atau ada pertemuan antar panel yang tidak rapi. Cek panel-panel seperti grill, lampu, atau ornamen lain pemanis bodi. Kalau terlalu bersih dan rapi, atau menggunakan produk non orisinal, ada risiko panel-panel tersebut pernah diganti akibat kecelakaan," bebernya.
Perlu diperhatikan juga, di sekitar sasis kendaraan terdapat bekas las-lasan yang dilakukan saat proses produksi kendaraan. Jika titik-titik las ini sudah menghilang, artinya pernah dilakukan perbaikan besar pada mobil. Cek kolong mobil karena merupakan bagian yang paling rawan karat akibat banjir, termasuk bekas tabrakan yang mungkin masih terlihat.
Apakah ada bekas lelehan oli atau lumpur, kabel yang rusak atau pernah diganti baru di ruang mesin? Penggantian komponen mesin yang belum saatnya sangat laik untuk diwaspadai.
Selain itu periksa pula kondisi oli mesin dan cairan radiator. Jangan lupa nyalakan mesin, kalau suaranya kasar atau aneh, berarti ada masalah di dalamnya.
Baca Juga: Sering Terabaikan, Ini Tanda Wiper Mobil Harus Segera Diganti

Sering terlewat, antisipasi mobkas yang kena banjir, perhatikan apakah ada sisa lumpur yang bersarang di baut pengikat jok dan lantai mobil.
“Perhatikan perbedaan warna di pelapis pintu mobil bagian dalam. Angkat karpet mobil dan pastikan tidak ada bekas karat," sambungnya.
Pastikan untuk melakukan test drive karena mobil bekas kecelakaan biasanya tidak stabil saat dikendarai. Bahkan jika sasisnya sudah kena, mobil tidak akan dapat berjalan lurus ke depan. Jangan lanjutkan proses kalau pihak pemilik atau penjual menolak test drive.
"Banyak jasa pemeriksaan atau inspeksi mobil bekas oleh teknisi yang berpengalaman disertai laporan inspeksi kendaraan. Selain itu, dengan perlengkapan kerja yang lengkap dan modern, memberikan akses teknisi untuk memeriksa kondisi mobil bekas Toyota sesuai dengan standar," tutupnya.