KabarOto.com - Persaingan kendaraan elektrifikasi di Indonesia kini tidak lagi hanya soal desain, teknologi, atau performa. Seiring bertambahnya pilihan mobil listrik (EV) dan plug-in hybrid (PHEV), konsumen mulai menjadikan layanan purna jual sebagai salah satu pertimbangan utama sebelum membeli.
Garansi, kemudahan servis, hingga luasnya jaringan dealer menjadi faktor yang dinilai mampu memberikan rasa aman selama masa kepemilikan. Kondisi tersebut mendorong sejumlah produsen untuk menghadirkan pengalaman kepemilikan yang lebih menyeluruh, tidak hanya berfokus pada produk.
Baca Juga: Lepas Pertahankan Harga L8 di Rp 589 Juta, Serah Terima Perdana Dijadwalkan pada GIIAS 2026
Vice Country Director Lepas Indonesia, Temmy Wiradjaja, mengatakan bahwa kebutuhan konsumen kendaraan energi baru saat ini telah mengalami perubahan. Menurutnya, pelanggan ingin mendapatkan kepastian bahwa mereka akan tetap didukung setelah kendaraan diterima.
"Kami melihat bahwa di era New Energy Vehicle, keputusan pelanggan tidak lagi berhenti pada kendaraan yang mereka pilih," kata Temmy. Menurutnya, mereka juga ingin mengetahui bagaimana sebuah brand akan mendampingi mereka selama masa kepemilikan.
"Karena itu, Lepas membangun consumer ownership journey yang menyeluruh, mulai dari proses pembelian, layanan purna jual, hingga jaringan dealer yang terus berkembang," ujar Temmy.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, Lepas menghadirkan ekosistem layanan purna jual yang disebut Lepas Care.
Program ini mencakup garansi kendaraan hingga enam tahun atau 150.000 kilometer, serta garansi baterai, motor listrik, dan controller selama delapan tahun atau 160.000 kilometer.
Khusus model Lepas L8 PHEV, konsumen juga memperoleh garansi mesin hingga 10 tahun atau satu juta kilometer untuk pemilik pertama. Selain itu tersedia layanan servis berkala tanpa biaya sesuai ketentuan, road assistance selama tiga tahun, serta fasilitas pickup & delivery di area tertentu.
Sementara untuk Lepas E4 EV, model ini dibekali paket garansi kendaraan dan komponen kelistrikan dengan periode yang sama, serta layanan bantuan darurat di jalan guna memberikan ketenangan bagi pemilik kendaraan listrik.
Tidak hanya layanan purna jual, LEPAS juga terus memperluas jaringan dealer berkonsep
3S (Sales, Service, Spare Parts) di berbagai wilayah Indonesia. Kehadiran dealer dengan teknisi tersertifikasi dan dukungan suku cadang diharapkan mampu memberikan standar pelayanan yang konsisten bagi pelanggan.
Baca Juga: Lepas E4 Resmi Melantai di Indonesia, Banderol Rp349 Juta
Di tengah kompetisi pasar kendaraan elektrifikasi yang semakin ketat, pengalaman kepemilikan kini menjadi nilai tambah yang tak kalah penting dibanding spesifikasi kendaraan. Bagi konsumen, layanan yang mudah dijangkau dan dukungan purna jual yang jelas dapat menjadi faktor penentu sebelum akhirnya meminang sebuah mobil listrik maupun PHEV.