KabarOto.com - BYD memperluas lini produknya di Inggris dengan meluncurkan Dolphin Cargo, sebuah kendaraan niaga ringan berbasis hatchback listrik BYD Dolphin.
Model ini ditujukan untuk pelaku usaha yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa mengorbankan kepraktisan dan kapasitas angkut.
Alih-alih mengembangkan kendaraan niaga baru dari nol, BYD memilih pendekatan yang lebih efisien dengan melakukan konversi pada Dolphin standar. Kursi baris kedua dihilangkan dan digantikan oleh sekat logam, untuk menciptakan ruang kargo seluas 1.093 liter.
Baca Juga : Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 4 Moto3 2026 Tanpa Balapan
Area muatan juga mendapat sejumlah peningkatan untuk menunjang kebutuhan operasional harian. Lantai kargo menggunakan material yang tahan lama, panel pintu diperkuat, serta terdapat lapisan pelindung pada bumper belakang untuk mengurangi risiko kerusakan saat proses bongkar muat.

Dari sisi performa, BYD Dolphin Cargo dibekali motor listrik bertenaga 204 PS yang dipadukan dengan baterai Blade Battery berkapasitas 60,4 kWh. Teknologi baterai lithium iron phosphate (LFP) ini menjadi salah satu keunggulan utama BYD.
Pabrikan mengklaim, kendaraan kargo ringan ini mampu menempuh jarak hingga 558 km, dalam penggunaan perkotaan. Dan sekitar 426 km berdasarkan siklus pengujian WLTP.
Baca Juga : Toyota Hilux BEV Catatkan Lima Bintang Uji ANCAP, Tertinggi di Kelasnya
Meski berstatus kendaraan niaga, Dolphin Cargo tetap menawarkan berbagai fitur kenyamanan modern. Berbasis varian Comfort, model ini dilengkapi teknologi vehicle-to-load (V2L), heat pump, jok depan dan setir berpemanas, kamera 360 derajat, serta konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto.
Di Inggris, BYD Dolphin Cargo dipasarkan dengan harga mulai dari 29.358 poundsterling atau sekitar Rp 650 juta, menjadikannya salah satu opsi kendaraan niaga listrik kompak yang menarik bagi bisnis perkotaan dan layanan pengiriman jarak dekat.