KabarOto.com - BYD M9 mulai menarik perhatian setelah nama dan desainnya tercatat dalam Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Meski begitu, hingga kini BYD Indonesia belum mengonfirmasi kehadiran maupun rencana penjualan MPV premium tersebut di Tanah Air.
Informasi pendaftaran ini membuat BYD M9 menjadi salah satu model yang menarik untuk diperhatikan, terlebih kendaraan tersebut sudah diperkenalkan untuk pasar setir kanan di sejumlah wilayah regional.
Baca Juga: BYD Automobile Jadi Merek Tiongkok Terlaris di Indonesia, Kini Tembus 5 Besar
BYD M9 sendiri merupakan MPV premium dengan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Model ini mengandalkan teknologi DM-i Super Hybrid yang memadukan mesin bensin dengan motor listrik.
Nama BYD M9 Sudah Terdaftar di Indonesia
Berdasarkan data yang tercatat di DJKI, nama dan desain BYD M9 telah didaftarkan di Indonesia sejak Juni 2025.
Namun, pendaftaran paten atau desain tidak otomatis berarti kendaraan tersebut akan segera dijual. Sampai saat ini belum terdapat konfirmasi resmi dari BYD Indonesia mengenai jadwal peluncuran atau harga BYD M9 untuk pasar Indonesia.
Di kawasan Asia-Pasifik, BYD M9 telah mulai diperkenalkan untuk pasar dengan konfigurasi setir kanan, termasuk Australia dan Hong Kong.
Kondisi tersebut membuat peluang kehadiran BYD M9 di Indonesia menarik untuk ditunggu, terutama karena pasar MPV premium Tanah Air memiliki basis konsumen yang cukup kuat
Dimensi BYD M9 Lebih Panjang dari Toyota Alphard
Secara ukuran, BYD M9 memiliki dimensi yang cukup besar. MPV ini mempunyai panjang 5.145 mm, lebar 1.970 mm, tinggi 1.805 mm, serta jarak sumbu roda mencapai 3.045 mm.
Dengan panjang tersebut, ukuran bodi BYD M9 bahkan lebih panjang dibandingkan Toyota Alphard yang selama ini dikenal sebagai salah satu pemain utama di segmen MPV premium.
Dimensi besar tersebut juga memberikan ruang yang cukup untuk menghadirkan konfigurasi kabin dengan orientasi kenyamanan penumpang.
Mengandalkan Teknologi PHEV DM-i Super Hybrid
Salah satu daya tarik utama BYD M9 adalah penggunaan teknologi DM-i Super Hybrid.
Sistem tersebut menggabungkan mesin bensin turbo 1.5 liter dengan motor listrik. Teknologi PHEV memungkinkan kendaraan menggunakan tenaga listrik maupun mesin bensin sesuai kondisi berkendara dan kebutuhan sistem.
Dengan kombinasi tersebut, BYD M9 diklaim mampu menawarkan jarak tempuh gabungan lebih dari 1.000 km.
Angka tersebut menjadi salah satu aspek menarik dari sebuah MPV berukuran besar, terutama untuk konsumen yang membutuhkan kendaraan untuk perjalanan dalam kota maupun perjalanan jarak jauh.
Kabin BYD M9 Dibekali Captain Seat
Masuk ke bagian interior, BYD M9 menawarkan konsep kabin premium dengan captain seat untuk memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang.
Tidak hanya mengandalkan jok individual, sejumlah fitur kenyamanan juga disiapkan untuk membuat kabin terasa seperti ruang perjalanan premium.
BYD M9 dibekali tiga layar pada area dasbor, termasuk panel instrumen berukuran 12,3 inci dan layar infotainment berukuran 15,6 inci.
Selain itu, terdapat meja lipat dan kulkas mini yang semakin memperkuat karakter MPV premium.
BYD M9 Belum Resmi Dijual di Indonesia
Meski nama dan desain BYD M9 telah terdaftar di Indonesia, status mobil ini masih sebatas model yang belum dikonfirmasi untuk dijual oleh BYD Indonesia.
Artinya, informasi mengenai harga BYD M9 di Indonesia, varian, spesifikasi khusus pasar Tanah Air, serta jadwal peluncurannya belum dapat dipastikan.
Jika nantinya benar-benar masuk Indonesia, BYD M9 akan berhadapan dengan sejumlah MPV premium yang sudah lebih dahulu dikenal konsumen Tanah Air.
Baca Juga: Pasar PHEV Indonesia Agustus 2026 Memanas: BYD M6 DM Perkasa
Untuk saat ini, BYD M9 masih menjadi salah satu model yang menarik untuk dipantau, terutama karena kombinasi bodi besar, teknologi PHEV DM-i, kabin premium, dan potensi jarak tempuh lebih dari 1.000 km