KabarOto.com - Sejarah baru tercipta di panggung olahraga dunia saat Cadillac Formula 1 Team secara resmi memperkenalkan livery mobil balap perdana mereka untuk musim 2026. Peluncuran ini dilakukan secara spektakuler melalui iklan TV nasional tepat pada ajang Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California.
Dengan jangkauan lebih dari 130 juta penonton, Cadillac memilih momen ikonik ini untuk memperkenalkan identitas visual mereka sebelum melakukan debut resmi sebagai tim ke-11 di Grand Prix Australia, Maret 2026 mendatang.
Mobil penantang Cadillac untuk musim 2026 tampil berani dengan filosofi desain asimetris yang memadukan warna hitam dan putih secara kontras.
Baca Juga: Aston Martin Perkenalkan Corak Baru untuk Musim F1 2026
Desain ini menggunakan gradasi pola chevron Cadillac yang repetitif, menciptakan kesan kecepatan bahkan saat mobil dalam kondisi diam. Mengusung konsep keseimbangan "Yin dan Yang", livery ini melambangkan perpaduan antara determinasi teknis dan ambisi besar Amerika Serikat di kancah motorsport paling bergengsi di dunia.
CEO Cadillac Formula 1 Team Holdings, Dan Towriss, menegaskan bahwa identitas visual ini adalah pernyataan tegas mengenai posisi tim.
"Setiap detail sengaja dirancang: berani, modern, dan jelas menunjukkan identitas Amerika, sembari tetap menghormati warisan dan presisi yang mendefinisikan olahraga ini," ujar Towriss.
Senada dengan hal tersebut, Presiden GM Mark Reuss menambahkan bahwa mobil ini adalah panggung bagi inovasi dan kebanggaan Amerika Serikat untuk bersinar di panggung global.
Di balik kemudi, Cadillac mengandalkan duet pembalap paling berpengalaman di grid, yakni Sergio Perez dan Valtteri Bottas. Dengan total koleksi 106 podium dan 16 kemenangan, pasangan ini diharapkan mampu membawa stabilitas bagi tim baru ini.
Selain mereka, tim juga diperkuat oleh Zhou Guanyu sebagai pembalap cadangan dan bintang IndyCar, Colton Herta, yang akan bertugas sebagai pembalap tes sembari berkompetisi di Formula 2 bersama Hitech TGR.
Menanggapi babak baru dalam kariernya, Perez menyatakan antusiasmenya terhadap proyek ambisius ini. "Menjadi bagian dari tim yang membawa nama ikonik seperti Cadillac ke F1 adalah tantangan yang luar biasa. Livery ini terlihat sangat agresif dan mencerminkan semangat juang yang kami miliki," ungkap pembalap asal Meksiko tersebut.
Baca Juga: McLaren MCL40 Hadir di Tengah Revolusi Regulasi F1 2026
Valtteri Bottas pun menambahkan, "Pengalaman yang kami bawa akan sangat krusial. Mobil ini bukan hanya soal penampilan, tapi merupakan simbol dari kerja keras tim di Indianapolis, Charlotte, dan Silverstone untuk bersaing di level tertinggi."
Tim yang merupakan hasil kemitraan antara TWG Motorsports dan General Motors ini akan menghadapi kalender balap yang padat sebanyak 24 seri di tahun 2026.
Fokus utama tentu tertuju pada tiga balapan kandang di tanah Amerika, yaitu Miami, Austin, dan Las Vegas. Dengan infrastruktur teknis yang kuat dan jajaran pembalap elit, Cadillac siap membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap, melainkan penantang serius yang siap mengguncang dominasi tim-tim besar di Formula 1.