OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Carlex Design, Bagi Kendaraan yang Ingin Diukir Secara Unik

Kipli - Selasa, 19 Mei 2026
OtoNews News Mobil

KabarOto.com - Carlex Design merupakan salah satu pengrajin seni yang juga mengerjakan otomotif, contohnya membuat fondasi G-Class, setiap unit dibangun sebagai sebuah karya tunggal, dibentuk melalui teknik coachbuilding tradisional, dan disempurnakan dengan keahlian tangan yang lebih lazim ditemukan pada perhiasan mewah.

Di Manufaktur Carlex One of One, kami menciptakan kendaraan koleksi tiada duanya yang dibentuk layaknya naskah kuno, dikerjakan dalam keheningan, memakan waktu, dan hanya dibuat satu kali, dikhususkan untuk koleksi pribadi,

ujar Skotnicki selaku CEO Carlex Design

Pusat dari setiap proyek ini adalah panel atap logam bespoke, yang dibuat secara individual untuk setiap mobil. Bergantung pada konsepnya, panel ini dibentuk dari bahan aluminium atau tembaga.

Baca Juga: Mengintip Sangarnya Mobil Balap Praga R1 di Indonesia

Ukiran unik Carlex Design

Setiap elemen dibentuk menggunakan metode coachbuilding tradisional, dikerjakan sepenuhnya dengan tangan di atas cetakan kayu (wooden buck). Hari demi hari, selama berminggu-minggu, setiap permukaan melewati tangan sang maestro hingga struktur presisi mulai terlihat.

Permukaan tersebut kemudian dipercayakan kepada perajin spesialis ukir dan relief. Pola-pola yang dikembangkan di studio Carlex diaplikasikan dengan ketelitian setingkat perhiasan kelas atas. Proses ini dapat memakan waktu berbulan-bulan, bahkan terkadang bertahun-tahun.

Pada titik tertentu, karakter mobil ini mulai berubah. Ia bergerak melampaui sebuah objek desain dan menjadi sesuatu yang lebih menyerupai sebuah artefak.

Di sebagian besar dunia otomotif mewah, waktu dihitung sebagai ukuran. Di sini, waktu dirasakan sebagai pengalaman. Proses ini klaimnya bukan tentang memilih, melainkan tentang mencapai titik di mana tidak ada lagi yang perlu disempurnakan.

Finishing dengan efek sapuan (brushed finish) merupakan teknik milik Carlex yang dilakukan secara manual, permukaan demi permukaan. Teknik ini mengubah cara mobil berinteraksi dengan cahaya, menciptakan kedalaman yang semakin nyata saat bergerak atau dilihat dari dekat. Eksplorasi ini melangkah lebih jauh, terinspirasi oleh teknik penyelesaian material mewah, debu berlian ditanamkan ke dalam permukaan.

Lapis demi lapis, debu berlian asli disuspensikan ke dalam lapisan bening (clear coat) melalui proses multitahap yang membutuhkan presisi dan waktu. Di bawah sinar matahari, efeknya muncul sebagai pantulan tiga dimensi yang halus. Ia tidak menonjolkan diri seketika; ia mengungkapkan pesonanya secara bertahap.

Pendekatan ini diambil dari seni pembuatan sepatu kelas atas, di mana tahapan yang menentukan dimulai setelah objek tersebut selesai dibuat. Melalui pemberian patina yang diaplikasikan dengan tangan, material tersebut mendapatkan kedalaman dan identitas akhirnya. Setiap elemen pertama-tama dilapisi dengan kulit alami mentah, lembut dan kokoh saat disentuh, lebih menyerupai pelana kuda daripada pelapis interior konvensional.

Baca Juga: Pernik Vespa Primavera dan Sprint 180 cc, yang Doyan Modif Masuk

Lapis demi lapis, kulit tersebut berkembang menjadi warna kenari yang pekat dengan aksen madu yang hangat. Hasilnya tidak hanya visual, tetapi juga taktil dan bahkan aromatik. Ini adalah material yang tidak akan usang, melainkan menjadi semakin matang seiring berjalannya waktu.

Komponen seperti handle pintu dan detail interior dibuat menggunakan teknik yang diambil dari pembuatan perhiasan tradisional. Setiap bagian dicor secara individual dan diselesaikan dengan tangan, seringkali di bawah pembesaran mikroskop, dalam proses yang berakar pada keahlian abad ke-19.

Tergantung pada proyeknya, material seperti perak, emas, atau platinum digunakan. Sebagian besar dari pekerjaan ini tetap tersembunyi secara diskret, namun tetap membentuk persepsi keseluruhan terhadap objek tersebut.

Baca Artikel Asli