OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Chery Bikin Motor Mirip Yamaha Vino, Siap Tantang Pabrikan Jepang?

Pradia Eggi - 1 jam, 41 menit lalu
OtoNews Motor

KabarOto.com - Chery mulai memperluas bisnisnya ke kendaraan roda dua. Produsen otomotif asal Tiongkok tersebut mendapat persetujuan untuk sebuah moped listrik dengan desain yang menyerupai Yamaha Vino, berdasarkan katalog produk terbaru Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) Tiongkok.

Skuter listrik ini memiliki desain sederhana dengan motor listrik yang terpasang di roda belakang. Meski belum mengumumkan spesifikasi lengkapnya, kemunculan model tersebut menjadi sinyal ekspansi Chery ke pasar kendaraan listrik roda dua.

Model ini juga berbeda dari dua sepeda motor energi baru (NEV) yang sebelumnya diperkenalkan Chery dalam acara teknologi internal perusahaan.

Skuter Listrik Murah, Harga Diperkirakan Rp4 Jutaan

Moped listrik tiruan dengan desain serupa sudah lama beredar di Tiongkok. Kendaraan sejenis umumnya menyasar konsumen yang mengutamakan harga terjangkau, dengan banderol sekitar 2.000 yuan atau setara US$ 300.

Dengan asumsi kurs Rp 16.500 per dolar AS, harga tersebut setara sekitar Rp4,95 juta. Namun, angka ini merupakan gambaran harga model sejenis di Tiongkok, bukan harga resmi moped listrik Chery.

Skuter tersebut menggunakan motor hub di roda belakang. Model-model sekelasnya biasanya memakai baterai berkapasitas kurang dari 2 kWh, dengan jarak tempuh di bawah 50 km.

Penggunaan komponen sederhana menjadi salah satu cara produsen menekan biaya produksi. Di Tiongkok, kendaraan roda dua berharga murah dengan desain yang menyerupai Yamaha Jog, Honda Zoomer, hingga Vespa juga telah lama beredar.

Baca Juga: BYD Fang Cheng Bao Bao 8 Pamer Kemampuan, Bisa Jalan Sembari Angkat Satu Roda

Chery Siapkan Motor Listrik dengan Jarak Tempuh hingga 200 Km

Selain moped listrik sederhana, Chery juga memamerkan dua konsep sepeda motor di bawah merek Cinnox. Keduanya menawarkan teknologi yang lebih canggih.

Model pertama merupakan motor listrik bergaya adventure atau adventure electric scooter. Chery mengklaim kendaraan ini mampu menempuh jarak 150-200 km dalam sekali pengisian daya.

Motor tersebut juga disebut dapat diisi menggunakan pengisi daya otomotif. Namun, Chery belum menjelaskan apakah sistemnya mendukung pengisian AC atau DC.

Model kedua bernama Grow C3, yang mengusung teknologi extended-range electric vehicle (EREV). Berbeda dari motor listrik murni, EREV menggunakan mesin pembangkit untuk mendukung sistem penggerak listrik dan memperpanjang jarak operasional.

Chery menyebut Grow C3 sebagai motor cruiser pintar berbasis kecerdasan buatan (AI). Kendaraan ini juga dirancang mendukung fitur vehicle-to-load (V2L), sehingga dapat memasok daya listrik untuk perangkat eksternal, termasuk kebutuhan saat berkemah.

Baca Juga: Tesla Roadster SpaceX Benar-Benar Bisa Terbang? Ini Cara Kerja Teknologinya

Bidik Pasar Kendaraan Roda Dua

Langkah Chery masuk ke pasar sepeda motor terjadi ketika industri otomotif Tiongkok menghadapi persaingan ketat dan kekhawatiran kelebihan kapasitas produksi.

Kendaraan roda dua berpotensi menjadi pasar tambahan bagi produsen otomotif yang ingin mengembangkan bisnis kendaraan energi baru. Selain menawarkan produk berteknologi tinggi, moped listrik berharga terjangkau juga dapat menjadi pintu masuk untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

Meski demikian, Chery belum mengumumkan harga, spesifikasi lengkap, maupun jadwal pemasaran moped listrik tersebut. Belum diketahui pula apakah kendaraan ini akan dipasarkan di luar Tiongkok.

Baca Artikel Asli