KabarOto.com - Impor pikap asal India dalap bentuk utuh (CBU) menjadi pertanyaan. Musabab, di Indonesia ada beberapa pabrikan yang memproduksi piap secara lokal.
Diketahui, rencana impor ini mencakup pengadaan 105.000 unit kendaraan senilai Rp 24,66 triliun untuk mendukung operasioanl Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Dari 105.000 unit pikap asal India, terbagi ke dua pabrikan. Di mana, Mahindra memasok 35.000 unit Scorpio Pik Up, sedangkan Tata Motors memasok 70.000 unit terbagi 35.000 unit Yodha Pick-Up dan 35.000 unit Ultra T.7 Light Truck.
Baca Juga: Gaikindo: Industri Otomotif Indonesia Mampu Penuhi Permintaan Pikap
TKDN di Atas 40 Persen
Diketahui, di Indonesia ada beberapa pabrikan yang memproduksi pikap di dalam negeri, seperti Suzuki, Isuzu, Mitsubishi, Wuling, DFSK, Toyota hingga Daihatsu.
Total kapasitas produksinya mencapai 400.000 unit per tahun, yang belum dimanfaatkan secara optimal. Di mana, mayoritas yang diproduksi merupakan tipe penggerak 4x2 dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di atas 40 persen, plus didukung layanan purnajual di Indonesia.
Pikap dari beberapa produsen, yang diproduksi di Indonesia memiliki harga rata-rata di bawah Rp 200 jutaan.
Baca Juga: Impor Pikap Asal India Tertunda, Gaikindo Berharap Industri Indonesia Terlibat
Berikut Daftar Harga Pikap yang Diproduksi di Indonesia:
Pikap Daihatsu Gran Max
- PU 1.3 STD FH E4: Rp 167.050.000
- PU 1.5 STD MC: Rp 173.050.000
Pikap Suzuki Carry
- Carry Flat-Deck STD - Rp 170.700.000
- Carry Flat-Deck AC-PS Rp 178.700.000
- Carry Wide-Deck STD Rp 171.800.000
- Carry Wide-Deck AC-PC Rp 179.600.000
Pikap Mitsubishi L300
- L300 Flat Deck: Rp 241.600.000
- L300 Cab Chassis: Rp 239.1000.000
DFSK Supercab 1.5L Bensin AC: Rp 158.500.000
Wuling Formo Max: Rp 168.000.000