KabarOto-com - Mazda kabarnya tengah mendaftarkan dua dokumen paten terkait desain sasis terbaru di United States Patent and Trademark Office (USPTO). Bocoran cetak biru ini mengungkap hadirnya mobil sport misterius beratap terbuka, dengan pintu eksotis jenis butterfly.
Mengusung konfigurasi mesin konvensional tanpa sentuhan teknologi rotary, dokumen cetak biru tersebut memicu gelombang spekulasi di kalangan pengamat otomotif global.
Baca Juga: Mitsuoka Bocorkan Roadster Baru, Bergaya Retro Berbasis Mazda MX-5
Bagaimana tidak, kombinasi pintu membuka ke atas (flip-up side door) yang jamak ditemukan pada jajaran supercar eksotis, kini dirancang oleh pabrikan untuk diaplikasikan pada platform kendaraan beratap terbuka berdimensi ringkas.
Berdasarkan analisis lembar paten pertama, fokus utama Mazda tertuju pada penguatan area pilar engsel pintu depan. Rekayasa ini dibuat demi mengatasi kelemahan mendasar mobil convertible yang tidak memiliki struktur atap permanen untuk menopang kekakuan sasis.
Guna mengakomodasi mekanisme pintu tersebut, posisi pilar A ditarik sedekat mungkin ke arah shock tower atau dudukan suspensi depan. Langkah ini dilakukan guna memaksimalkan tingkat kekakuan sasis.

Selain itu, Mazda menambahkan komponen apron frame, atau struktur penguat berbahan plat besi cetak terintegrasi yang menghubungkan sudut paling depan dari sasis menuju komponen dinding. Komponen ini bertindak sebagai sabuk pengikat beban benturan sekaligus pilar kokoh penahan engsel pintu berat tanpa memberikan penalti bobot yang signifikan pada kendaraan.
Kejutan terbesar lahir dari lembar paten kedua yang mendalami aspek keselamatan struktur benturan. Gambar ini memperlihatkan tata letak mekanikal mobil, seperti mesin depan dengan penggerak roda belakang.
Baca Juga: Mazda Indonesia Siap Boyong Sedan Listrik EZ-6 ke GIIAS 2026
Alih-alih menyematkan mesin rotary kompak yang menjadi identitas seri RX maupun generator listrik pada model konsep, diagram paten tersebut menampilkan siluet tegas dari unit mesin bensin 4-silinder segaris. Di belakang mesin tampak sebuah terowongan transmisi tradisional yang mengalirkan tenaga ke roda belakang.
Langkah berani Mazda mendaftarkan paten sasis sekompleks ini membuktikan antusias otomotif dunia. Meski gempuran era elektrifikasi massal kian berkembang, idealisme Mazda dalam meracik kendaraan performa yang berfokus pada kesenangan berkendara murni tidak akan pernah padam.

