KabarOto.com - Mazda akhirnya memberikan kejelasan mengenai masa depan mobil sport paling ikonik mereka, MX-5 Miata. Di tengah tekanan regulasi emisi global yang semakin mencekik, pabrikan asal Jepang ini menegaskan komitmennya, sehingga harus beradaptasi.
Para petinggi Mazda di Eropa mengungkapkan strategi 'dua kaki' untuk menjaga agar Miata tetap ringan namun tetap legal di jalan raya.
Christian Schultze, Direktur Riset Teknologi Mazda Eropa, menyatakan bahwa membuat Miata menjadi mobil listrik murni (BEV) saat ini adalah sebuah kesalahan teknis.
Baca Juga: New Mazda CX-60 Sport Dapat Penyegaran, Dibanderol Rp718 Jutaan

"Baterai yang ada sekarang akan melipatgandakan berat mobil, dan itu akan membunuh karakter Miata," tegasnya.
Sebagai gantinya, Mazda sedang mempertimbangkan beberapa opsi elektrifikasi, yakni sistem Mild-Hybrid 48V, yang merupakan ambang batas minimum untuk menekan emisi tanpa menambah beban berat secara signifikan.
Pilihan lain ialah teknologi EREV (Rotary Extender). Dengan mengambil inspirasi dari konsep Iconic SP, Mazda mempertimbangkan penggunaan mesin rotari kecil sebagai generator listrik. Sistem ini memungkinkan mobil melaju tanpa suara di area perkotaan, namun tetap memiliki jangkauan jauh dan bobot terkendali.

Mazda menjadi salah satu pabrikan paling vokal mendukung e-fuels. Schultze menyebutkan bahwa bahan bakar sintetis netral karbon adalah solusi paling logis bagi MX-5. Dengan menggunakan e-fuels, Mazda bisa tetap menggunakan mesin pembakaran internal (ICE) legendaris, mempertahankan sensasi perpindahan gigi manual, dan suara knalpot otentik tanpa polusi berlebih.
Rumor mengenai dapur pacu juga semakin memanas. Mazda dilaporkan sedang mengembangkan keluarga mesin baru bernama SkyActiv-Z.
Baca Juga: Mazda MX-5 Miata Interior Alcantara Dibanderol Rp511 Jutaan

Kabar menarik lainnya ialah Miata NE akan menggunakan mesin 4 silinder dan berkapasitas 2.500 cc tanpa turbo. Peningkatan kapasitas (upsizing) dilakukan untuk menjaga torsi dan tenaga tetap optimal sambil memenuhi standar emisi Euro 7 yang sangat ketat, tanpa harus mengandalkan turbocharger yang kompleks.
Bagi para kolektor, jangan khawatir. Generasi ND yang ada saat ini (diluncurkan sejak 2014) dipastikan tetap dijual setidaknya hingga tahun 2027 atau 2028. Mazda terus memberikan update berkala (seperti ND3) untuk memastikan mobil ini tetap memenuhi standar keselamatan terbaru.
Generasi terbaru MX-5 NE sendiri diprediksi baru akan melakukan debut dunianya pada akhir 2027 sebagai model tahun 2028. Mazda menekankan bahwa mereka tidak akan terburu-buru, karena menunggu teknologi tepat, agar Miata tidak kehilangan jiwa ringannya.