OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Dampak Positif Automechanika PIK2 untuk Industri Otomotif Lokal

Kipli - Selasa, 22 September 2026
OtoNews Motor News Event Mobil

KabarOto.com - Perkembangan industri otomotif global yang begitu cepat, terutama dalam transisi menuju era kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV), menuntut sinergi yang makin kuat antara pelaku industri lokal dan internasional.

Menjawab tantangan serta peluang tersebut, penyelenggaraan Automechanika Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2 pada 24 hingga 27 September 2026, Tangerang, siap menghadirkan rangkaian program dan acara pendukung yang dirancang untuk mendorong kolaborasi strategis, penguatan rantai pasok, hingga peningkatan kapasitas tenaga kerja di Indonesia.

General Manager Messe Frankfurt (HK) Ltd, Fiona Chiew, menyatakan bahwa keterlibatan industri otomotif Indonesia kini memasuki babak baru.

Kami telah menyambut partisipasi pelaku industri Indonesia dalam berbagai pameran Automechanika lainnya, namun kini saatnya menghadirkan sumber daya tersebut secara langsung ke Indonesia,

ujar Fiona Chiew.

Menurutnya, langkah ini bertujuan untuk “mendorong peluang perdagangan, pertukaran pengetahuan, inovasi, kemitraan strategis, dan kolaborasi lintas negara.

Ia menambahkan bahwa pameran ini dirancang tidak hanya sebagai ajang bisnis, melainkan juga pusat pembelajaran.

Pameran, sesi business matching, dan berbagai acara pendukung lainnya menghadirkan sarana edukasi, peluang pelatihan, serta pengalaman baru,

jelasnya.

Baca juga:

Ramai Industri Otomotif, Ini Agenda Automechanika 2026 di PIK2

Mendorong Kolaborasi Rantai Pasok dan Peluang Bisnis

Salah satu agenda utama yang disiapkan adalah Forum Kolaborasi Rantai Pasok. Mengingat fokus forum ini pada kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Indonesia, produksi kendaraan listrik, serta integrasi rantai pasok, acara ini diproyeksikan akan mendorong dialog intensif antara pelaku bisnis otomotif lokal dan internasional guna mewujudkan kerja sama strategis.

Selain itu, program Business Matching turut dihadirkan untuk memfasilitasi pertemuan terarah antara pembeli dari luar negeri dan pelaku bisnis lokal. Bagi peserta internasional, kegiatan Kunjungan Industri memberikan wawasan langsung mengenai kapabilitas manufaktur di Indonesia sekaligus membuka ruang diskusi langsung dengan pihak manufaktur dan pemasok lokal untuk menjajaki kemitraan di masa depan.

Peningkatan Keterampilan Tenaga Kerja dan Edukasi Teknologi EV

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, peningkatan kualitas SDM menjadi perhatian utama. Melalui Lokakarya Teknologi & Keterampilan (Tech & Skills Workshop), para teknisi akan mengikuti pelatihan teoritis dan praktik langsung untuk meningkatkan efisiensi, keberlanjutan, serta kualitas layanan otomotif modern.

Pelatihan ini memfasilitasi teknisi lokal agar dapat mengimbangi—atau bahkan selangkah lebih maju dari transisi menuju pasar EV, termasuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan (safety awareness) dalam perbaikan kendaraan listrik.

Sebagai highlight, penyelenggara menghadirkan pembicara ahli dari Tiongkok, negara yang menjadi motor penggerak utama pengembangan EV dunia, untuk berbagi wawasan mendalam mengenai arsitektur baterai lithium-ion 16V Tesla.

Tak hanya bagi teknisi berpengalaman, pameran ini juga aktif melibatkan generasi muda. Berbagai kegiatan interaktif disiapkan untuk memperkenalkan dunia otomotif modern kepada para pelajar dan mahasiswa.

Langkah ini bertujuan menunjukkan kepada generasi penerus bahwa industri otomotif menawarkan peluang karir jangka panjang yang menjanjikan serta membutuhkan keahlian dan keterampilan tingkat tinggi.

Baca Juga: 'In This Economy', Sobat Masih Bisa Beli Motor Modal Rp5 Juta

Menjawab Kebutuhan Pasar Saat Ini dan Masa Depan

Penyelenggaraan acara ini mengusung pendekatan yang disesuaikan dengan realitas pasar otomotif Indonesia saat ini. Di satu sisi, kendaraan bermesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE) masih memegang peranan penting. Di sisi lain, sektor kendaraan listrik terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.

Oleh karena itu, para peserta pameran tidak hanya memamerkan produk, layanan, dan teknologi untuk kendaraan listrik, tetapi juga menghadirkan solusi yang telah ditingkatkan untuk kendaraan ICE konvensional.

Pendekatan holistik ini memungkinkan para pelaku industri lokal untuk mulai meletakkan dasar yang kuat guna memastikan keberlangsungan bisnis mereka di masa depan seiring dengan bertumbuhnya pasar otomotif tanah air.

Baca Artikel Asli