OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Detail yang Kerap Luput dari Pehobi 4x4 dan Offroad

Kipli - Selasa, 19 Mei 2026
OtoTips Tips Mobil

KabarOto.com - Mobil off-road atau 4x4 pastinya punya masalah yang lebih pelik ketimbang mobil biasa. Karena penggunaannya yang lebih kasar dan melewati medan berat. Beberapa part bagian mobil pun akan lebih tersiksa.

Masing-masing mobil dengan sistem beda penggerak punya problem berbeda pula tentunya. Mobil 4WD atau four wheel drive (gerak 4 roda) juga mempunyai masalah. Sesuai dengan sistem penggeraknya yang ada 4, mobil penggerak 4x4 pun punya 4 bagian yang kemungkinan bermasalah.

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah final gear. Gigi ini terdapat dibagian dalam gardan, yang bertugas menyalurkan tenaga ke as roda dari mesin. Di area final gear ini terdapat gigi pinion dan crown gear yang terletak di dalam bonggol gardan.

Baca Juga: Pilih Knalpot Harian dan Balap Enggak Bisa Asal, Ini Kata Ahlinya

"Kerusakan biasanya terjadi karena salah memakai oli atau penggunaan yang tidak sesuai. Atau air masuk ke dalam bonggol gardan saat off-road. Jalan terbaik adalah membongkar guna mengecek kondisi final gear ataupun pinion gear," ucap Heri Sucipto selaku Mekanik spesialis 4x4 SBC yang bermarkas di Bogor, Jawa Barat.

Kedua ada pada bagian kopel. Kerusakan ini dikarenakan cross joint sudah mulai mengering. Jika pelumas kering, maka dipastikan gesekan di bearing mulai terjadi sehingga menganggu proses transfer tenaga mesin ke roda.

Bagian ketiga cukup banyak mendapat kasus kerusakan. Karena kerja as roda boleh dibilang paling berat saat mobil dipakai off-road. Kerusakan diakibatkan dari outer shaft yang berbunyi untuk mobil berpengerak roda depan.

Baca Juga: Wiper pada Mobil Balap, Apa Perbedaannya dengan yang Standar?

"Misalkan saat berbelok ke kanan terdapat bunyi, maka dipastikan as roda sebelah kiri yang rusak dan sebaliknya. Selain itu, robeknya karet boot kerap terabaikan oleh pemilik mobil. Ciri karet boot robek dapat terdeteksi dari kotornya bagian dalam pelek oleh gemuk," katanya lagi.

Bila dibiarkan, grease akan habis dan kemungkinan air masuk dapat menyebabkan kerusakan bearing di dalamnya. Karet boot yang melar atau kering juga bisa mengakibatkan bunyi. Pasalnya, di dalam karet boot tersebut terdapat bola-bola bearing yang cepat rusak.

Terakhir adalah bagian girboks atau transmisi. Bagian ini sebenarnya paling jarang mengalami kerusakan, kalau bukan dari faktor cara berkendara. Kerusakan girboks biasanya terjadi karena pemakaian yang tidak halus, dan biasanya memaksakan. Hasilnya girboks jadi masalah dan mengalami kerusakan.

Baca Artikel Asli